Selasa 04 Jul 2023 19:55 WIB

Pendaki Dapat Mendaftar Secara Online untuk Naik Gunung Marapi

Saat ini akses pendakian ke Gunung Marapi masih ditutup.

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ani Nursalikah
Gunung Marapi, Sumatra Barat
Foto: Febrian Fachri/Republika
Gunung Marapi, Sumatra Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BUKITTINGGI -- Para pecinta olahraga hiking yang ingin mendaki Gunung Marapi, Sumatra Barat, dapat mendaftar secara online. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatra Barat saat ini tengah menyiapkan sistem pendakian booking online di situs sweb bksdasumbar.org.

Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono mengatakan adanya akses pendaftaran online ini dapat mempermudah administrasi para pendaki yang hendak nanjak ke Gunung Marapi.

Baca Juga

"Proses registrasi menjadi lebih simpel dan praktis. Para pendaki hanya perlu mengakses situs web resmi dan melakukan booking online sesuai jadwal yang tersedia," kata Ardi, Selasa (4/7/2023).

Setelah mendaftar online, para pendaki nanti akan dibantu oleh penyedia jasa pendakian di pintu masuk Gunung Marapi. Yakni di Nagari Batu Palano, Nagari Koto baru dan Nagari Aia Angek.

Dengan adanya booking online ini, Ardi berharap dapat mencakup kuota pendakian harian. "Jadi, jangan sampai ketinggalan. Bersiaplah untuk petualangan mendaki Gunung Marapi dengan praktis melalui sistem booking online yang baru ini,” ujar Ardi.

Ardi menyebut sistem ini baru bisa diterapkan pertengahan Juli 2023 ini. Karena saat ini akses pendakian ke Gunung Marapi masih ditutup.

Sejak Januari 2023, diketahui aktivitas Gunung Marapi masih berlangsung. Berdasarkan data Badan Geologi, PVMBG, Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, saat ini Gunung Marapi berada pada Level II (Waspada).

Masyarakat di sekitar Gunung Api Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Api Marapi pada radius tiga kilometer dari kawah/puncak.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement