Selasa 04 Jul 2023 15:18 WIB

Dibantu Menteri PUPR, Dishub Siap Percepat Pembangunan Stasiun JIS

Penonton Piala Dunia U-17 nanti bisa naik KRL Commuter Line menuju JIS.

Rep: Haura Hafidzah/ Red: Erik Purnama Putra
Lokasi Stasiun JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (4/7/2023), yang hingga kini belum ada pembangunan sama sekali.
Foto: Republika.co.id/Mgrol149
Lokasi Stasiun JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (4/7/2023), yang hingga kini belum ada pembangunan sama sekali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pembangunan Stasiun JIS akan dipercepat agar sebelum akhir Oktober 2023, bisa digunakan. Dengan begitu, penumpang yang ingin menyaksikan laga Piala Dunia U-17 di Jakarta International Stadium (JIS) tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi.

"Untuk stasiun JIS sementara, saat ini progressnya sudah selesai pembangunan peron di sisi Utara. Sehingga tidak lagi selesai di akhir Oktober dan akan dipercepat. Sehingga kami bisa langsung masuk untuk pembangunan JPO," kata Syafrin kepada wartawan di sela peninjauan JIS, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Selasa (4/7/2023).

Dia menjelaskan, pembangunan stasiun sementara bisa dipercepat dengan bantuan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait pemasangan pile cap. Dengan begitu, nantinya penumpang KRL Commuter Line bisa langsung tersambung ke area JIS ketika keluar dari stasiun. "Untuk connecting ke sisi selatan dan kemudian masuk dari pintu timur penumpangnya ke area JIS," ucap Syafrin.

Menurut Syafrin, Dishub DKI bakal menyiapkan perlintasan sebidang karena di ujung jalan Kampung Bambu, Kelurahan Papango, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara akan disiapkan untuk menjadi lokasi parkir penonton yang membawa kendaraan pribadi. "Jadi itu akan disiapkan dalam waktu dekat," katanya.

JIS merupakan stadion baru yang dibangun Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang diresmikan pada Juli 2022. Stadion tersebut mampu menampung hingga 82 ribu penonton. 

Stadion ini dirancang dengan konsep modern karena menyediakan lokasi parkir terbatas. Penonton pun diajak untuk menggunakan transportasi publik ketika ingin melihat pertindangan, konser, atau kegiatan lain di JIS. Layanan bus Transjakarta juga sudah dibuka menuju JIS.

Namun, ada satu infrastruktur pendukung yang belum terbangun ketika Anies Rasyid Baswedan harus meletakkan jabatan gubernur DKI pada 16 Oktober 2022. Adalah JIS yang belum juga dibangun hingga membuat penonton menuju JIS menjadi tidak maksimal.

Padahal, jika Stasiun JIS sudah jadi maka warga bisa menggunakan transportasi publik dengan lebih maksimal. Mereka bisa turun di sisi utara dan hanya berjalan kaki sekian meter untuk mencapai JIS.

Pergantian pucuk pimpinan di Pemprov DKI membuat pembangunan Stasiun JIS menjadi tidak masuk skala prioritas. Alhasil, belum ada progres pembangunan stasiun apa pun di lapangan pada era Penjabat (Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono. Padahal Stasiun JIS ditargetkan bisa beroperasi pada 2024.

Dari pantauan Republika.co.id di lokasi pada Selasa (4/7/2023), sama sekali belum ada fondasi pembangunan Stasiun JIS. Yang ada adalah aktivitas para pekerja yang sedang menyelesaikan pembangunan Tol Harbour Road II yang menghubungkan Ancol Timur-Pluit.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement