Senin 12 Jun 2023 21:05 WIB

Lepas Mahasiswa Magang ke Hungaria, Airlangga: Setelah Pulang Memperkuat Industri RI

Airlangga meminta mahasiswa tak ragu belajar dan meminta pekerjaan yang praktikal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melepas 30 mahasiswa yang akan magang di Hungaria, Senin (12/6/2023).
Foto: dok kemenko perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melepas 30 mahasiswa yang akan magang di Hungaria, Senin (12/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Menteri Koordinator Bidang Airlangga berharap mahasiswa yang magang di luar negeri dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah diperoleh di Tanah Air. Hal tersebut disampaikan dalam pelepasan 30 mahasiswa Indonesia ke Hungaria untuk magang di Continental.

Continental merupakan sebuah perusahaan manufaktur antilock breaking system (ABS) nomor dua terbesar di dunia yang beroperasi di 58 negara. Program tersebut menjadi salah satu program contoh yang akan terus dimonitor oleh pemerintah. Termasuk setelah mahasiswa yang magang kembali dari Hungaria.

Baca Juga

"Tentu kami akan monitor setelah pulang juga. Karena setelah pulang akan juga memperkuat industri di dalam negeri dan adik-adik akan mendapatkan semangat dan etos kerja di Hungaria, salah satu negara yang maju dari segi industrinya," kata Airlangga pada Senin (12/6/2023).

Para peserta magang akan mendapatkan transfer kredit sebesar 20 SKS setiap semester sesuai standar magang yang direkomendasikan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi berdasarkan usulan KADIN Indonesia. Selain itu, mahasiswa politeknik dan sekolah vokasi yang magang 1-2 tahun di negara-negara industri itu juga akan mendapatkan uang saku dan fasilitas. Antara lain, akomodasi dan asuransi sesuai standar di negara tujuan.

Program yang dikembangkan oleh pemerintah melalui Kadin Indonesia dan Markija Berdaya telah dimulai sejak 2022. Sebanyak 616 mahasiswa yang berasal dari 60 politeknik di seluruh Indonesia telah dikirim untuk mengikuti pemagangan pada 32 industri di Hungaria.

Saat ini, masih ada sekitar 800 mahasiswa lainnya yang sedang dalam proses persiapan pemberangkatan. Ke depan, pemerintah juga akan terus mendorong agar program tersebut dapat dikembangkan ke negara industri maju lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga juga menyampaikan rasa bangga kepada para peserta magang. Sebab mereka berkesempatan untuk meningkatkan keahlian di luar negeri.

Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini juga berharap para peserta magang dapat menimba ilmu sebanyak mungkin untuk kemudian mengaplikasikannya secara optimal saat kembali ke Tanah Air. "Tentu saya berpesan, manfaatkan kesempatan agar dapat memperoleh ilmu sebanyak- banyaknya. Jangan ragu untuk belajar dan meminta pekerjaan yang praktikal dan untuk dipelajari. Dan jangan lupa untuk terus bertanya," tegas Airlangga.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement