Ahad 04 Jun 2023 09:00 WIB

Kenang Ramalan Gus Dur, Gus Miftah: Prabowo Jadi Presiden Saat Tua

Gus Dur juga menyebut Prabowo adalah orang paling ikhlas di Indonesia.

Rep: Febryan A/ Red: Agus raharjo
Dai Nahdlatul Ulama (NU), Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.
Foto: Dok IAIN Salatiga
Dai Nahdlatul Ulama (NU), Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penceramah muda, Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah, menyampaikan mantan ketua Umum PBNU sekaligus Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid alias Gus Dur pernah meramalkan Prabowo Subianto akan menjadi presiden saat tua.

"Saya ingat apa yang disampaikan Gus Dur, 'Prabowo Subianto akan menjadi presiden di usia tua'. Mungkin tahun ini adalah jawaban untuk Pak Prabowo Subianto," kata Gus Miftah ketika menghadiri acara ulang tahun Rosario de Marshall alias Hercules yang merupakan pendukung Prabowo dalam Pilpres 2024, di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (3/6/2023) petang.

Baca Juga

Gus Miftah juga menyampaikan bahwa Gus Dur pernah menyebut Prabowo adalah orang yang sangat ikhlas. "Gus Dur pernah mengatakan, di Indonesa itu orang yang paling ikhlas tidak ada yang melebihi keikhlasan seorang Prabowo Subianto," kata pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta itu.

Ramalan Gus Dur tersebut juga pernah disampaikan mantan ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Said merupakan sosok yang dekat dengan Gus Dur. "Gus Dur bilang Anda (Prabowo) masih muda. Sabar dulu, nanti setelah memasuki masa tua akan jadi pemimpin (presiden). Dia (Gus Dur) bilang begitu," kata Said, tahun 2014 lalu.

Adapun ihwal Prabowo sosok yang sangat ikhlas, hal itu disampaikan Gus Dur ketika diwawancarai sebuah stasiun televisi swasta pada 2009 silam. "Kalau orang yang paling ikhlas kepada rakyat Indonesia itu Prabowo. Ya banyak lah yang dia bikin itu menunjukkan betapa dia ikhlas betul kepada rakyat Indonesia," kata Gus Dur ketika itu.

Prabowo diketahui sudah dua kali maju sebagai calon presiden, yakni pada Pilpres 2014 dan 2019. Namun, Ketua Umum Partai Gerindra itu selalu kalah. Kini pada usia 71 tahun, Prabowo akan kembali maju dalam perhelatan Pilpres 2024.

Sejumlah hasil survei nasional dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tingkat keterpilihan atau elektabilitas Prabowo Subianto selalu masuk tiga besar. Bahkan, akhir-akhir ini elektabilitasnya kerap menduduki posisi pertama.

Survei yang dilakukan Lembaga Indikator Politik pada 30 April-5 Mei, misalnya, mendapati elektabilitas Prabowo sebesar 34,8 persen. Tingkat keterpilihan politisi senior Indonesia itu mengungguli dua pesaingnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement