Jumat 02 Jun 2023 06:15 WIB

KRI Bung Karno Jadi Kapal Korvet Pertama Buatan Dalam Negeri, Ini Spesifikasinya

KRI Bung Karno nantinya berfungsi sebagai kapal kepresidenan.

Rep: Flori Sidebang/ Red: Agus raharjo
Peresmian KRI Bung Karno di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (1/6/2023).
Foto: Dok Puspen TNI
Peresmian KRI Bung Karno di Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (1/6/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapal perang Republik Indonesia (KRI) Bung Karno-369 bakal memperkuat TNI Angkatan Laut usai diresmikan oleh Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri pada Kamis (1/6/2023) atau bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Kapal jenis korvet ini menjadi alutsista pertama yang diproduksi dalam negeri.

"Iya, untuk jenis korvet apalagi baru kali ini kita buat korvet. Sebelumnya dari Belanda," kata Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali usai peresmian KRI Bung Karno-369 di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (1/6/2023).

Baca Juga

Ali mengatakan, kapal ini dibangun oleh produsen pertahanan dalam negeri, PT Karimun Anugrah Sejati. Pembuatannya menggunakan bahan-bahan dari dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 80 persen.

"Suatu kemajuan menurut saya dan ini di bidang permesinan kita masih dari luar, tapi dari desain kemudian platform, kemudian sistem komunikasi sudah menggunakan banyak peralatan dalam negeri ini sudah 80 persen," ujar Ali.

Dia mengaku, kapal tersebut akan beroperasi di bawah naungan Koarmada I yang bermarkas di Tanjung Pinang. Ia menyebut, KRI Bung Karno nantinya berfungsi sebagai kapal kepresidenan. Namun, kapal ini juga bisa digunakan untuk tempur, jika dibutuhkan.

photo
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana Muhammad Ali. - (Dok Dispenal)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement