Rabu 26 Apr 2023 19:20 WIB

Arus Balik Gelombang Kedua Tol Cileunyi Arah Jakarta Diprediksi akan Kembali Terjadi

Arus balik gelombang kedua diperkirakan terjadi usai masa liburan Lebaran.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Nora Azizah
Kendaraan terjebak kemacetan menuju gerbang keluar Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Kendaraan terjebak kemacetan menuju gerbang keluar Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Polisi mengungkapkan arus balik kendaraan pada H+4 Lebaran 1444 Hijriah tahun 2023 mengalami penurunan, Rabu (26/4/2023). Arus balik gelombang kedua diperkirakan akan terjadi sebab masa libur untuk pegawai swasta dan anak sekolah masih berlangsung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan arus balik kendaraan di gerbang tol masuk Cileunyi arah Jakarta mengalami penurunan pada Rabu (26/4/2023) pagi. Puncak arus balik kendaraan terjadi dengan jumlah 44 ribu kendaraan.

Baca Juga

"Untuk arus lalu lintas ada kelonggaran dibandingkan kemarin per jam 09.00 WIb pagi itu di Cileunyi masuk ke tol arah Jakarta total 19 ribu sedangkan hari ini baru mencapai 13 ribu," ujarnya, Rabu (26/4/2023).

Ia melanjutkan kendaraan yang melewati Nagreg, Kabupaten Bandung dari arah Tasikmalaya menuju Bandung pada Selasa (25/4/2023) kemarin mencapai 48 ribu. Sedangkan pada hari ini mencapai 44 ribu kendaraan.

Kusworo mengatakan, puncak arus balik sendiri telah terlewati yang terjadi Selasa (25/4/2023). "Kemarin puncak arus," ungkapnya.

Ia melanjutkan, gelombang kedua arus balik diperkirakan masih terjadi. Sebab sebagian pelajar masih libur termasuk para pegawai swasta.

"Gelombang kedua ada karena ada sebagian pelajar siswa sekolah, masuk sekolah tanggal 2 Mei dan juga perusahaan swasta masuknya tanggal 2 Mei," katanya.

Ia memprediksi puncak arus balik gelombang kedua berada di tanggal 28-29 dan 30.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement