Rabu 26 Apr 2023 19:09 WIB

Puncak Arus Balik, 80.000 Kendaraan Lewati Gerbang Tol Kalikangkung

Puncak arus balik Tol Kalikangkung Semarang terjadi, Selasa (25/4/2023) malam.

Kendaraan pemudik memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Kendaraan pemudik memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Ngaliyan, Semarang, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dinas Perhubungan Kota Semarang mencatat trafik kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada puncak arus balik yang terjadi, Selasa (25/4/2023) malam, mencapai 80.000 kendaraan. "Kami mencatat kendaraan yang keluar dari GT Kalikangkung semalam (25/4/2023) mencapai 80 ribu. Itu adalah puncak arus balik (Lebaran, red.)," kata Kepala Dishub Kota Semarang Endro P Martanto di Semarang, Rabu (26/4/2023).

Hal tersebut disampaikan Endro, usai upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda), sekaligus hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran 2023 di Balai Kota Semarang. Ia memprediksi jumlah kendaraan yang keluar dari GT Kalikangkung pada Rabu ini akan semakin berkurang dan kembali normal karena puncak arus mudik telah terlewati.

Baca Juga

"Dan hari ini prediksi kami tinggal sedikit saja dan kemungkinan nanti siang atau sore kembali normal," ujarnya.

Diakuinya, kenaikan jumlah pemudik ke Jawa Tengah pada Lebaran tahun ini memang lebih banyak dua kali lipat dibandingkan dengan Lebaran tahun-tahun. Namun, seluruh jajaran terkait mampu mengendalikan keramaian pemudik.

Untuk keramaian di jalan dalam Kota Semarang, kata dia, terjadi di pusat oleh-oleh dan tempat wisata, seperti Jalan Pandanaran, tetapi keramaian kendaraan masih terkendali dengan baik. Terbukti, pada tahun ini tidak dilakukan pengalihan arus (contraflow), sebagaimana dilakukan pada Lebaran tahun lalu untuk mengurai kepadatan kendaraan pemudik.

"Itu artinya, tahun ini kepadatan pemudik lebih terkendali," katanya.

Endro menilai kunci keberhasilan dalam mengendalikan pemudik adalah ditutupnya akses keluar tol menuju ke pusat Kota Semarang dan diarahkan langsung ke arah barat atau keluar kota.

"Dengan rekayasa lalu-lintas tol yang tidak boleh mengarah masuk ke dalam kota yang membuat situasi kepadatan di dalam kota masih terkendali," tambahnya.

Sebelumnya, pemberlakuan jalur satu arah dari Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, ke arah barat atau Jakarta, Selasa (25/4/2023) malam, kembali diperpanjang hingga Rabu.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana dalam siaran pers di Semarang mengatakan pelaksanaan rekayasa lalu lintas jalur satu arah dari KM 414 GT Kalikangkung pada awalnya dijadwalkan selesai pada pukul 24.00 WIB.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement