Kamis 20 Apr 2023 06:03 WIB

Kepala Terminal Kalideres: Jumlah Pemudik Bakal Terus Meningkat

Kepala Terminal Kalideres sebut jumlah pemudik akan terus mengalami peningkatan.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Bilal Ramadhan
Suasana pemudik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (19/4/2023). Kepala Terminal Kalideres sebut jumlah pemudik akan terus mengalami peningkatan.
Foto: Republika/Haura Hafizhah
Suasana pemudik di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, pada Rabu (19/4/2023). Kepala Terminal Kalideres sebut jumlah pemudik akan terus mengalami peningkatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat Revi Zulkarnaen mengatakan hari ini (19/4/2023) sudah memasuki puncaknya arus mudik. Diperkirakan akan ada 5 ribu hingga 6 ribu penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres untuk pergi mudik.

"Sebelumnya kenaikan tertinggi H-4 (18/4/2023) sebanyak 3.497 penumpang yang berangkat darisini. Nah, H-3 (hari ini) diperkirakan mencapai 5 ribu sampai 6 ribu paling tinggi. Cuma sampai dengan siang ini ada 1.305 penumpang yang berangkat," kata Revi saat ditemui Republika di Terminal Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (19/4/2023).

Baca Juga

Kemudian, ia melanjutkan kenaikan penumpang juga akan masih berpotensi terjadi hingga malam ini. Sebab, hari ini merupakan hari cuti pertama lebaran 2023.

"Penumpang cukup meningkat ya. Tujuan favorit masih Padang, Palembang, Bengkulu, Lampung dan Jawa Tengah. Ya paling tinggi Padang dan Jawa Tengah," kata dia.

 

Ia menambahkan untuk mengantisipasi kemacetan di Terminal Kalideres. Ia akan terapkan rekayasa lalu lintas putaran balik di sekitar Terminal Kalideres.

"Ini memang kebanyakan kendaraan pribadi yang mengantar ke dalam. Sedangkan pintu masuk kita cuma satu dan kita keterbatasan lahan ya," kata dia.

Ia mengaku mengecek ramp check untuk bus yang akan berangkatkan penumpang mudik. Sehingga bus tersebut aman dan layak jalan.

"Ya kita cek semua ya. Kita pastikan bus layak jalan demi keselamatan penumpang. Pengemudi bus juga di cek kesehatannya dan tes urin juga," kata dia.

Selain itu, ia menyiapkan 150 bus cadangan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang puncak arus mudik Lebaran tahun 2023.

"Bus yang disiapkan dari perusahaan otobus (PO) ada 150 bus sebagai bus cadangan. 5 bus sudah dipakai untuk hari ini," kata dia.

Bus cadangan yang akan digunakan juga akan dicek. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi bus cadangan tersebut layak jalan untuk mengantar penumpang.

"Jadi harus dicek kelayakan jalannya, serta dinyatakan lulus layak uji baru kita perbolehkan angkut penumpang sebagai bus bantuan," kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement