Jumat 14 Apr 2023 20:59 WIB

Gempa Magnitudo 6,6 di Tuban Dirasakan Cukup Kencang di Cianjur, Jabar

Warga Cianjur berhamburan keluar saat terjadi gempa di Tuban, Jatim.

Gempa. Ilustrasi
Foto: Reuters
Gempa. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR--Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih melakukan pendataan terkait gempa bumi magnitudo 6,6 yang terpusat di wilayah Tuban, Jawa Timur. Gempa di Tuban ini juga dirasakan cukup kencang oleh warga Cianjur.

Kepala BPBD Cianjur, Dindin, mengatakan gempa yang dirasakan warga cukup kencang di wilayah Cianjur kota hingga wilayah selatan. Sehingga warga yang menunggu waktu berbuka berhamburan keluar rumah.

Baca Juga

"Pusat gempa diketahui berada di wilayah Tuban, Jawa Timur, dengan kekuatan magnitudo 6.6 dengan titik di koordinat 6,29 LS dan 111,92 BT atau 68 km barat laut Tuban, namun getarannya cukup kencang dirasakan warga di seluruh wilayah Cianjur," katanya, saat dihubungi, Jumat (14/4/2023).

Warga sempat bertahan di luar rumah hingga adzan Maghrib berkumandang karena takut terjadi gempa susulan. Namun setelah berbuka warga di seluruh wilayah kembali ke dalam rumah terlebih setelah mengetahui pusat gempa bukan di Cianjur.

"Sampai saat ini petugas masih melakukan pendataan terkait kerusakan yang disebabkan gempa Tuban. Laporan sementara tidak ada korban jiwa atau kerusakan yang berarti di sejumlah wilayah," katanya.

Warga di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, berhamburan keluar rumah karena merasakan gempa yang kembali mengguncang Cianjur. Bahkan kelompok pencinta Vespa yang sedang menggelar bakti sosial berbagi takjil sempat meminta pengguna jalan untuk berhenti.

"Kami baru akan membagikan takjil di Jalan Desa Nagrak, merasakan guncangan yang cukup kencang, beberapa pengendara sepeda motor sempat terjatuh karena panik. Sehingga kami meminta pengguna jalan untuk berhenti untuk menghindari hal tidak diinginkan," kata pencinta Vespa Cianjur, Saepul.

Saepul menjelaskan meski sempat diguncang gempa, pihaknya bersama puluhan pencinta Vespa melanjutkan kegiatan karena sudah mengetahui pusat gempa di Tuban-Jatim bukan di wilayah Cianjur.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement