Selasa 28 Mar 2023 03:53 WIB

Wali Kota Minta Pejabat dan ASN di Kota Depok Bukber Sederhana

Idris akan hadir jika ditelepon warga untuk bukber, karena hal itu termasuk diundang.

Rep: Alkhaledi Kurnialam/ Red: Erik Purnama Putra
Wali Kota Depok, Mohammad Idris.
Foto: Republika/Alkhaledi Kurnialam
Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Wali Kota Depok, Mohammad Idris meminta aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar menggelar buka bersama (bukber) secara sederhana. Pernyataan ini sebagai respons Surat Edaran (SE) tentang Larangan Bukber bagi Pejabat dan ASN yang ramai dibahas di media sosial (medsos).

"Sekadar mengingatkan, di bulan puasa ini ada surat edaran yang disampaikan oleh kementerian, walaupun secara fisik belum kita terima, tapi sudah viral di medsos, kita tunggu fisiknya," kata Idris saat memimpin apel pagi di lapangan Balai Kota Depok, Jawa Barat, Senin (27/3/2023).

Dia mengingatkan agar setiap ASN dan pejabat tidak menggelar bukber yang mengesankan acara yang penuh foya-foya. Pasalnya, pola tersebut saat ini sedang disoroti oleh pimpinan tertinggi dalam ruang lingkup ASN. Belum lagi, masyarakat juga menyoroti jika ada kegiatan yang fotonya diunggah di medsos.

"Jangan terkesan foya-foya, tidak perlu mengadakan acara yang riang gembira. Misalnya sebelum atau setelah berbuka, setelah tarawih, lalu difoto atau divideokan, kemudian diviralkan itu tidak perlu. Oleh karena itu, tunjukkan kalau kita bisa hidup sederhana sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kota Depok," ujar Kiai Idris, sapaan akrabnya.

Menurut dia, larangan buka puasa bersama tak berlaku untuk masyarakat. Karena itu, jika seorang ASN maupun pejabat diundang ke acara buka puasa bersama yang diadakan warga, dirinya mempersilakan untuk hadir.

"Misalnya saya ditelepon oleh warga saya, diminta mampir untuk buka puasa bersama, itu namanya saya tidak menyelenggarakan, tapi saya diundang diajak makan bersama," tutur Kiai Idris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement