Jumat 14 Oct 2022 12:40 WIB

Seorang Korban Longsor di Bogor Ditemukan, Tersisa 2 Orang Tertimbun

Korban longsor di Bogor ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Rep: Shabrina Zakaria/ Red: Nur Aini
Sejumlah petugas Basarnas dan BPBD Kota Bogor melakukan pencarian korban tanah longsor di Gang Barjo, Kampung Kebon Jahe, Kelurahan Kebon Kelapa, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Pemerintah Kota Bogor mencatat sebanyak delapan warga di kampung tersebut tertimbun tanah longsor saat hujan deras pada Rabu (12/10/2022) sore dengan empat warga selamat dievakuasi, satu warga meninggal dunia dan tiga warga lainnya masih dalam proses pencarian.
Foto: ANTARA/Arif Firmansyah
Sejumlah petugas Basarnas dan BPBD Kota Bogor melakukan pencarian korban tanah longsor di Gang Barjo, Kampung Kebon Jahe, Kelurahan Kebon Kelapa, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/10/2022). Pemerintah Kota Bogor mencatat sebanyak delapan warga di kampung tersebut tertimbun tanah longsor saat hujan deras pada Rabu (12/10/2022) sore dengan empat warga selamat dievakuasi, satu warga meninggal dunia dan tiga warga lainnya masih dalam proses pencarian.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR— Satu dari tiga korban tertimbun longsor di Gang Barjo, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor ditemukan pada Jumat (14/10/2022). Korban atas nama Iwan (24 tahun) ditemukan dalam kondiri meninggal dunia.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, menyebutkan saat ini masih ada dua korban lagi yang masih tertimbun di longsoran. Pencarian korban tersebut akan terus dilanjutkan.

Baca Juga

“Satu jenazah sudah ditemukan ini laki-laki atas nama Iwan. Masih ada dua (korban) lagi ya perempuan yang lokasi titiknya sudah diidentifikasi dan sekarang diintensifkan di titik itu,” kata Bima Arya kepada wartawan di lokasi, Jumat (14/10/2022).

Bima Arya mengatakan, jenazah korban yang telah ditemukan akan dibawa ke RSUD Kota Bogor untuk dibersihkan, serta kemudian diserahkan ke pihak keluarga. Dia berharap cuaca hari ini baik sehingga seluruh korban bisa ditemukan. Hal itu termasuk korban hanyut di Jalan Dadali, Kecamatan Tanah Sareal dan di Kelurahan Tegalega, Kecamatan Bogor Utara.

 

Dantim Search and Rescue (SAR) Jakarta, Aulia Solihanto, mengatakan tim SAR gabungan sejak pagi telah memetakan titik fokus pencarian korban. Karena, sejak hari sebelumnya pencarian dilakukan dengan menggunakan anjing pelacak.

“Tadi pagi kita coba gali karena itu mencurigai dan akhirnya kita menemukan korban. Kendalanya itu memang saat kita evakuasi dia (korban) terjepit mesin jahit makanya agak lama. Tinggal dua korban lagi,” sebutnya.

Aulia mengatakan, pencarian dua korban lain akan dilanjutkan dengan menurunkan kembali anjing pelacak untuk memastikan lagi titik penemuan korban.

Di samping itu, ia menyebutkan, kendala dalam pencarian korban ialah banyaknya reruntuhan beton di lokasi kejadian. Tmbunan longsor tidak hanya tanah.

“Jadi ada bagian beton batu, tulang rumah jadi agak susah kita dan butuh alat rekan-rekan SAR Brimob,” ucapnya.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement