Jumat 08 Apr 2022 11:44 WIB

Pria di Serang Bunuh Istri dan Anaknya

Polisi masih mendalami motif pria di Serang yang membunuh istri dan anak

Rep: Eva Rianti / Red: Nur Aini
Ilustrasi pembunuhan. Polisi menangkap seorang pria berinisial SA (44 tahun), warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten lantaran membunuh istri dan anaknya, Jumat (8/4/2022).
Ilustrasi pembunuhan. Polisi menangkap seorang pria berinisial SA (44 tahun), warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten lantaran membunuh istri dan anaknya, Jumat (8/4/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Polisi menangkap seorang pria berinisial SA (44 tahun), warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Banten lantaran membunuh istri dan anaknya, Jumat (8/4/2022). Dalam aksi pembunuhan tersebut, seorang anak lainnya berhasil menyelamatkan diri dari serangan SA.

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan, kejadian pembunuhan itu terjadi pada sekitar pukul 01.30 WIB. Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi tersebut diiringi dengan percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh SA.

Baca Juga

“Awalnya pada Jumat (8/4) sekitar pukul 01.30 WIB, SA diketahui hendak membunuh istri dan dua anaknya. Pelaku juga sempat mencoba bunuh diri dengan mengambil pisau dapur dari rumah saudaranya untuk melukai tangannya, namun gagal,” tutur Yudha dalam keterangannya, Jumat.

Yudha menerangkan, dalam aksi pembunuhan itu, istri SA berinisial TJ (43) dan satu orang anak SA berusia 9 tahun tewas di tangannya. Sementara satu anak lainnya yang berusia 15 tahun keluar rumah menyelamatkan diri.

“Saat kejadian, salah satu anak pelaku yang berusia 15 tahun berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga. Selanjutnya warga sekitar mengecek ke dalam rumah pelaku dan ditemukan bahwa istri dan salah satu anak pelaku yang berusia 9 tahun sudah dalam keadaan tidak bernyawa di dalam kamar dengan kondisi berlumur darah,” ujarnya.

Yudha mengatakan, kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit dan mendapat penanganan tim forensik RS Bhayangkara. Sementara, pelaku dilarikan ke RS Hermina Ciruas untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi masih mendalami motif dari aksi bengis yang dilakukan oleh pelaku SA terhadap anggota keluarganya tersebut. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement