Rabu 06 Apr 2022 00:08 WIB

Ini Kronologi Apdesi Teriak Dukungan Jokowi Tiga Periode Versi Mendagri

Tito mengaku teriakan dukungan tiga periode spontanitas dan wajar di negara demokrasi

Rep: Mimi Kartika/ Red: Agus raharjo
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menjawab pertanyaan media usai rapat dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/4).
Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menjawab pertanyaan media usai rapat dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (5/4).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan kronologi teriakan dukungan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tiga periode dalam acara Silaturahim Nasional Kepala Desa 2022 di Istora Senayan Jakarta pada Selasa (29/3/2022). Acara tersebut diinisiasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) yang diketuai Surta Wijaya.

"Yang pertama adalah Indonesia Raya, setelah itu sambutan tapi isinya aspirasi tadi oleh Ketua Pak Surta. Setelah itu baru kata pengantar dari saya," ujar Tito dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI yang disiarkan daring, Selasa (5/4/2022).

Baca Juga

Tito mengatakan, sebelumnya para kepala desa itu telah menyampaikan sejumlah aspirasi atau keinginan kepada pemerintah. Dalam sesi arahan dari Presiden Jokowi yang hadir secara langsung, Jokowi menyetujui beberapa aspirasi dari para kepala desa.

Jokowi menyetujui adanya anggaran operasional sebesar tiga persen, bukan lima persen seperti yang diinginkan para kepala desa. Jokowi juga menyetujui pemberian gaji kepala desa per satu bulan, yang sebelumnya diberikan per tiga bulan.

 

Namun, keinginan para kepala desa soal penambahan anggaran dana desa tidak disetujui, dengan alasan kondisi finansial yang tertekan akibat pandemi Covid-19. Kendati demikian, Jokowi berjanji akan meningkatkan anggaran dana desa apabila ekonomi dan keuangan negara membaik.

"Selesai acara dan ditepuk tangan karena sebagian dipenuhi meskipun ada dua yang enggak dipenuhi," tutur Tito.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement