Senin 22 Feb 2021 06:14 WIB

Peduli Korban Banjir, KNPI Buka Posko di Cipinang Melayu

Terkait banjir, jangan menyalahkan pemda atau pemerintah pusat.

DPD KNPI Kota Jakarta Timur membuka posku peduli bencana di Cipinang Melayu, tepatnya di depan Universitas Borobudur.
Foto: Dok
DPD KNPI Kota Jakarta Timur membuka posku peduli bencana di Cipinang Melayu, tepatnya di depan Universitas Borobudur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) terus menunjukan kepeduliannya dengan turun ke lokasi banjir di sejumlah wilayah di Jakarta untuk memberikan bantuan kepada warga yang membutukan. Pada Ahad (21/2), DPP KNPI jugamembuka posko peduli bencana DPD KNPI Kota Jakarta Timur di Cipinang Melayu, tepatnya di depan Universitas Borobudur.

Diharapkan, posko tersebut dapat berguna untuk masyarakat yang sangat membutuhkan. "DPP KNPI menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Jakarta Timur. Besok kita juga akan turun ke Jakarta Selatan untuk memberi bantuan,” ujar Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, Ahad.

Menurut dia, KNPI ingin memastikan bisa terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana. "Hal ini sudah kita buktikan saat memberikan bantuan kepada korban gempa di Mamuju, banjir Kalsel dan longsor di Sumedang," ujar Haris.

Haris juga meminta semua pihak untuk tidak saling menyalahkan pemerintah daerah (pemda) maupun pemerintah pusat dalam bencana banjir ini. Dia menuturkan, Pilpres 2019 sudah selesai, dan saatnya masyarakat bergandeng tangan dan saling membantu sama lain.

"Apalagi Indonesia sedang dilanda bencana hampir di semua tempat. Hentikan saling nyinyir satu sama lain baik itu di medsos maupun di kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Eks aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut menekankan, di tengah pandemi Covid-19, sebaiknya masyarakat saling tolong-menolong dan menghargai satu sama lain. KNPI, sambung dia, meyakini pemerintah dalam menangani pandemi ini sudah tepat.

Baca juga : Polda dan Kodam Jaya Bantu Evakuasi Korban Banjir di Bekasi

"Oleh karena mari kita bantu pemerintah untuk turun ke bawah membantu warga yang membutuhkan. Karena kami lihat masih ada korban banjir yang belum mendapat bantuan," ucap Haris.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement