Rabu 22 Apr 2020 20:20 WIB

Bayi Pasien 01 Cianjur Negatif Corona

Bayi pasien 01 Cianjur dinyatakan negatif corona dan dapat segera dipulangkan.

Virus corona (ilustrasi). Bayi pasien 01 Cianjur dinyatakan negatif corona dan dapat segera dipulangkan.
Foto: www.freepik.com
Virus corona (ilustrasi). Bayi pasien 01 Cianjur dinyatakan negatif corona dan dapat segera dipulangkan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur, Jawa Barat, mencatat bayi pasien 01 Covid-19 Cianjur yang sempat menjalani perawatan di RSHS Bandung dinyatakan negatif corona. Kondisi kesehatannya terus membaik dan akan segera dipulangkan.

"Kami mendapat laporan dari tim kalau bayi Ny MM yang merupakan pasien 01 Cianjur sudah membaik dan hasil tes swab menunjukkan bayi tersebut negatif corona meskipun masih berstatus pasien dalam pengawasan," kata Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Cianjur dr Yusman Faisal pada wartawan Rabu.

Baca Juga

Yusman berharap bayi berusia satu bulan itu dapat segera pulang dan mendapat perawatan dari pihak keluarga. Ibu sang bayi yang tercatat sebagai pasien positif pertama Covid-19 meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Sampai saat ini, menurut Yusman, satgas masih melakukan penelusuran guna mengantisipasi terpaparnya warga sekitar di Kecamatan Cijati yang merupakan domisili pasien 01. Ia mengatakan, keluarga besar pasien tersebut sedang menjalani isolasi dan sudah dilakukan rapid test yang hasilnya negatif.

 

"Kami sudah mengambil sampel dahak untuk dilakukan swab test yang hasilnya baru keluar 10 hari ke depan," katanya.

Menurut Yusman, puluhan tenaga medis mulai dari puskesmas setempat dan dua rumah sakit di Cianjur yang pernah merawat pasien 01 juga menjalani tes Covid-19. Pasien tersebut sempat melahirkan anak kembar yang satu di antaranya meninggal dunia.

Ny MM yang merupakan pasien tanpa ada riwayat melakukan perjalanan ke zona merah atau berinteraksi dengan pemudik, dinyatakan sebagai pasien positif 01 Cianjur berdasarkan hasil swab test. MM sempat menjalani perawatan di dua rumah sakit di Cianjur saat akan menjalani persalinan.

Setelah melahirkan, MM kembali dirujuk puskesmas ke rumah sakit di Cianjur karena mengalami gejala Covid-19. Selang beberapa hari mendapat perawatan, MM meninggal dunia.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement