Selasa 21 Jan 2020 17:22 WIB

PKS dan Gerindra Serahkan Dua Nama Cawagub Baru ke Anies

Gubernur Anies Baswedan menerima surat usulan dua nama cawagub baru.

Rep: Amri Amrullah/ Red: Bayu Hermawan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan
Foto: Republika TV/Surya Dinata
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menerima surat yang berisi usulan nama calon Wakil Gubernur (Cawagub) Provinsi DKI Jakarta. Usulan diberikan oleh Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik, serta Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin, di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (21/1).

Ada dua nama baru cawagub yang telah diusulkan untuk mendampingi Gubernur Anies bekerja. Anies menerima dua nama tersebut bersama dua fraksi Gerindra dan PKS, sebagai pengusul nama cawagub. "Tadi sudah kami terima dan nanti Insya Allah akan kami proses," ucap Anies.

Baca Juga

Surat usulan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta yang diterima Gubernur Anies itu, kemudian akan diteruskan langsung ke DPRD DKI Jakarta. Mengenai dua calon yang diajukan, Anies menyerahkan seluruh prosesnya kepada DPRD DKI Jakarta. Ia berharap agar dua nama cawagub tersebut dapat segera diproses hingga pemilihan.

"Jadi prosesnya kan memang dua partai itu mengusulkan pada Gubernur lalu Gubernur meneruskan usulan partai pengusung pada Dewan. Lalu Dewan perwakilan rakyat memproses dan lalu lakukan proses pemilihan," jelasnya.

Anies percaya pemilihan dua nama tersebut sudah melalui pertimbangan matang, khususnya bersinergi dengan program gubernur. Ia yakin dewan akan memilih calon yang sesuai sehingga akan membantu dalam mewujudkan program-program prioritas yang dirasakan langsung warga Jakarta.

"Karena tahu tanggung jawab di Jakarta tidak kecil dan kita juga tahu ada janji politik dari kampanye, ada RPJMD. Dan saya percaya kedua pribadi yg diusulkan ini pasti sudah mempelajari, memahami, dan siap untuk melaksanakan itu semua," jelas Anies.

Sementara itu Ketua Fraksi Parta Gerindra DPRD DKI Jakarta, M Taufik, mengatakan dalam waktu dekat surat itu akan diproses di dewan, dan proses pemilihan bisa segera dimulai. Ia yakin dalam waktu dekat, Jakarta akan memiliki Wakil Gubernur yang baru menggantikan Shalahuddin Uno.

"Alhamdulilah diterima oleh Pak Gubernur dan insya allah saya kira warga Jakarta akan mempunyai Wakil Gubernur dalam waktu dekat, kami akan proses di DPRD setelah kami terima surat dari Pak Gubernur," ujar Taufik.

Harapan yang sama disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Mohammad Arifin. Ia yakin dua calon ini mampu bekerja bersama Gubernur Anies Baswedan. Hal ini terlihat dari background pengalaman keduanya, mampu bersinergi dengan program-program prioritas Gubernur Anies ke depannya.

"Kita minta supaya ini cepat diproses, sehingga dalam waktu dekat Jakarta memiliki wakil Gubernur yang sinergi dengan Pak Anies membangun Jakarta, maju kotanya bahagia warganya," katanya..

Setelah sempat diumumkan dua nama calon dari PKS, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, belakangan dua nama tersebut dicoret. Nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto diganti dengan masuknya nama dari kafder Gerindra, yang akhirnya disepakati dua nama Nurmansyah Lubis dari PKS dan Ahmad Riza Patria dari Gerindra.

Keputusan ini muncul setelah kesepakatan kedua partai koalisi Gerindra dan PKS, melihat perkembangan politik terakhir. Terutama pada saat dua nama kader PKS yang sempat diusulkan diawal, yain Ahmad Syaikhu, yang saat ini menjadi anggota DPR RI 2019-2024 dan Agung Yulianto dari kalangan pengusaha.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement