Selasa 13 Feb 2018 01:50 WIB

Cerita Amien Rais Soal Contempt of Court AM Fatwa

Fatwa dinilai sebagai tokoh yang tidak takut pada kekuasaan.

Rep: Sri Handayani/ Red: Agus Yulianto
Amien Rais
Foto: ROL/Fakhtar Khairon Lubis
Amien Rais

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) sekaligus Mantan Ketua MPR Amien Rais mengenang sosok AM Fatwa yang meninggal 14 Desember 2017 lalu. Menurut Amien, tokoh yang pernah menjadi tahanan politik di era mantan Presiden Soeharto ini disebut pernah melakukan contempt of court terhebat yang belum pernah terjadi di dunia.

Dalam penjelasan umum UU No. 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung butir 4 alinea ke-4, contempt of court dijelaskan sebagai perbuatan, tingkah laku, sikap dan/atau ucapan yang dapat merendahkan dan merongrong kewibawaan, martabat, dan kehormatan badan peradilan.

"Saya belum pernah mendengar ada contempt of court yang sekian hebat kecuali dari Pak AM Fatwa," kata Amien di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (12/2).

Amien menceritakan, sebelum masuk ke pengadilan, AM Fatwa pernah meminum obat pencahar. Akibatnya, ia terkena diare yang tak tertahankan. Bau tak sedap pun tercium sepanjang sidang berlangsung. Melihat kondisi tersebut, hakim yang memimpin persidangan memutuskan untuk menunda sidang tersebut.

Menurut Amien, penangkapan ini sudah dapat diprediksi. Sepekan sebelum AM Fatwa ditangkap, Amien mengaku, pernah berbincang dengan rekan politiknya itu. Ketika itu mereka makan di sebuah warung di dekat kantor PP Muhammadiyah.

Amien mengutip kisah dari kitab Qishasul Anbiya karya ulama Mesir Ahmad Bahjat. Di dalamnya digambarkan kisah Firaun yang jatuh karena adanya pemimpin yang berani mengatakan tidak pada kezaliman.

Dari sekian aktivis, Fatwa dinilai sebagai tokoh yang tidak takut pada kekuasaan. Indonesia, kata Amien, berhutang budi pada tokoh ini. "Tetapi jangan terkejut juga jika Anda nanti ditangkap. Dan prediksi saya betul," kata dia.

Sepekan setelahnya, Amien diberi surat dari penjara. Surat bertuliskan tangan itu disampaikan melalui istri AM Fatwa.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement