Rabu 27 Dec 2017 17:31 WIB

Anies Berterima Kasih Mendagri Beri Masukan TGUPP

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Foto: Republika/Prayogi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi dan berterima kasih kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang telah memahami pembentukan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang mendukung kerja Gubernur. Anies mengatakan, Kemendagri bahkan telah membantu memberi masukan mengenai pembentukan tim tersebut.

Anies mengatakan, berdasar hasil diskusi teknis antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Kemendagri terkait TGUPP pihak kementerian memahami adanya tim tersebut, sebab pembentukan TGUPP merupakan kewenangan dari Gubernur.

"Tak hanya itu, Kemendagri juga membantu memberi masukan mengenai di mana pos anggaran tersebut sebaiknya ditempatkan," katanya di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (27/12).

Gubernur menambahkan, seperti yang disampaikan Mendagri saat bertemu di Balai Kota, Tjahjo menyebut bahwa pembentukan tim tersebut merupakan kewenangan Kepala Daerah. Pada tingkat nasional, bahkan di tingkat global, tim semacam TGUPP ini sudah ada contohnya.

"Secara substansi tim delivery unit bagi pemimpin ini bukan sesuatu yang baru. Yang diatur bersama oleh Kemedagri adalah tata administrasinya," ujarnya.

Pemprov mengapresiasi masukan dari Kemendagri tersebut. serta berterima kasih kepada Kemendagri yang sudah memahami dan menerima perlunya TGUPP dalam percepatan pembangunan. Dan juga telah membantu memastikan kesesuaian dengan tata administrasi negara yang baik.

"Sehingga TGUPP bukan dibiayai lewat dana operasional tapi lewat APBD. Secara administratif TGUPP bertanggungjawab pada Bappeda, dan secara substansi bertanggungjawab pada Gubernur," kata Anies.

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies - Sandi akan memastikan bahwa TGUPP yang dibentuk akan bekerja optimal dan efektif. Serta turut membantu dan menjadi pelengkap kerja seluruh jajaran Pemprov DKI dalam membangun Jakarta.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement