Rabu 20 Jan 2016 13:33 WIB

Cibe, Informan Polisi yang Tewas Usai Dikejar Massa Segera Dimakamkan

Rep: c18/ Red: Hazliansyah
Garis polisi.   (ilustrasi)
Foto: Antara/Oky Lukmansyah
Garis polisi. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Salah satu informan kepolisian terkait kasus penggerebekan narkoba di Jalan Slamet Riyadi IV, RT 12 RW 4, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Cibe alias Japri akan dimakamkan di Johar Baru, Jakarta Pusat. Jenazah Cibe rencananya akan langsung dibawa pulang keluarga usai proses autopsi selesai.

"Autopsi sedang dilakukan dan nanti akan kita makamkan di Johar Baru," kata adik Ipar Cibe, Saptian di RS. Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (20/1).

Cibe merupakan informan kepolisian yang juga menyelamatkan diri dari amukan warga saat penggrebekan narkoba berlangsung. Dia bersama Bripka Taufik Hidayat menceburkan diri ke sungai Ciliwung.

Jenasah Cibe ditemukan di Banjir Kanal Barat (BKB) kecamatan Gambir, lokasi yang sama dengan penemuan jenasah Bripka Taufik. Cibe ditemukan sembilan jam usai penemuan jasad Taufik pada pukul 14.00 wib.

Seperti diketahui, operasi pengerebekan narkoba yang dipimpin Panit Satres Narkoba Polsek Senen, Iptu H Prabowo berujung petaka. Iptu mengalami luka bacok akibat serangan warga, kemudian Bripka Taufik malah tewas saat menyelamatkan diri dengan cara menceburkan diri ke Sungai Manggarai.

Cibe meninggalkan satu orang istri dan dua orang putri. Anak pertama berusia 20 tahun dan anak kedua berusia 16 tahun.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement