REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anggota DPRD James Arifin Sianipar mengakui mobil dinasnya berganti plat menjadi warna hitam. James menyebut dirinya memang memalsukan plat mobil dinasnya untuk sementara waktu.
Ia beralasan mengganti plat kendaraannya dengan alasan keselamatan. Alasannya untuk menghindari anarkisme pendemo. Pasalnya, sering pendemo bersikap anarkis dan menghancurkan mobil pejabat.
"Alasannya karena sering ada demo-demo, takut pendemo anarkis terus ngerusak mobil," katanya saat dihubungi, Kamis (1/10).
Anggota Komisi C ini berdalih BPKB kendaraan belum keluar. Jadi tidak bisa mengurus plat ganda ke Samsat. Ia mengaku mengganti platnya pada Rabu (30/9) kemarin.
Ia menyebut memang perilaku ini salah. Dirinya juga berniat akan mengganti lagi platnya menjadi warna merah sebelum dipermasalahkan. "Besok ganti lagi jadi merah, nanti pas pulang juga bisa langsung diganti. Sekarang tidak sempat jadi masih pakai plat hitam," ujarnya.
Berdasarkan pantauan di parkir Basement lantai dua Gedung DPRD DKI ada sekitar 21 mobil dinas dewan yang berganti plat kendaraan menjadi warna hitam. Total keseluruhan mobil dinas dewan berjumlah 101 unit. Jumlah ini masih mungkin bertambah karena tidak semua mobil terparkir.