Selasa 02 Jun 2015 09:12 WIB

Ahok Klaim Mengetahui PRJ Senayan Akan Bermasalah

Rep: C11/ Red: Ilham
Gubernur DKI Jakarta Ahok.
Foto: Antara
Gubernur DKI Jakarta Ahok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sudah mengetahui acara Pekan Rakyat Jakarta (PRJ) di Senayan, Jakarta Pusat akan bermasalah. Banyak dari para pedagang yang tertipu karena harus bayar sewa yang mahal.

"Makanya yang sudah bayar ketipu dong namanya. Eh (oknum) nyewain lahan, iklan, jual iklan, itu mah bukan dukung," kata Ahok sapaan akrab Basuki di Balai Kota Jakarta, Senin (1/6).

Ahok mengatakan, sebelumnya banyak penyelenggara acara yang meminta dukungan dari Pemerintan Provinsi (Pemprov) DKI. Alasannya pun diakui Basuki beragam.

"Kita harus hati-hati sama orang-orang yang minta dukungan. Banyak kok orang-orang yang minta dukungan dia bikin acara ini itu. Kemanusiaan Pak, kita engga usah minta duit APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), asal bapak dukung saya saja," papar suami Veronica Tan ini menceritakan permintaan dari masyarakatnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat memang sudah memberikan dukungan atas terselenggaranya PRJ Senayan. Dukungan diberikan diakui Djarot untuk dapat memberikan lapangan usaha bagi pedagang kecil.

Ia pun mengatakan, penyelenggara acara tidak meminta APBD, Djarot mengaku setuju karena tidak menggunakan anggaran Pemprov. Selain itu, penyelenggara juga mengatakan banyak keuntungan lain, seperti tiket masuk gratis bagi para pengunjung.

Perihal pemberian dukungan tersebut, Ahok mengaku belum mengetahui, bahkan Basuki mengatakan Djarot tidak pernah menyampaikan kepadanya terkait pemberian izin.

Tak lama, Djarot turut menganggapi pernyataan Basuki. Ia menyampaikan hanya memberikan dukungan. Dukungan tersebut telah diketahui Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Energi, Sekertaris Daerah.

Surat tersebut pun terdapat tembusan untuk Basuki, setelah diberikan tanda tangan oleh dinas terkait dan lainnya. Djarot pun baru melakukan tanda tangan dukungan PRJ Senayan.

Berita Lainnya

Rekomendasi