Selasa 02 Jun 2015 07:01 WIB

Soal Izin PRJ, Ahok Minta Satu Hal pada Djarot

Rep: C11/ Red: Ilham
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.
Foto: Antara
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sudah mendengar penjelasan Wakil Gunernur DKI, Djarot Saiful Hidayat terkait pemberian izin penyelenggaraan Pesta Rakyat Jakarta (PRJ) di Senayan, Jakarta Pusat. Akan tetapi, ia meminta satu hal kepada Djarot.

"Ia mendukung katanya. Ya sudah, tapi saya bilang jangan keluarin pakai kop surat gubernur, saya kan enggak cuti. Ia hanya mendukung, ini pelajaran lah," kata Ahok sapaan akrab Basuki di Balai Kota Jakarta, Senin (1/6).

Ahok menyayangkan perizinan tersebut, sebab dengan adanya PRJ Senayan bukanlah menguntungkan pedagang kecil. Akan tetapi hanya menguntungkan oknum yang menyewakan tempat berdagang.

"Masalahnya kalau DKI dukung, ia jualan dapat uang. Sekarang ia enggak tanggug jawab lagi sama yang nyewa," ujar Basuki.

Para pedagang di Senayan pun dikabarkan banyak yang merasa tertipu. Sebab banyak yang dikenakan biaya tinggi untuk menyewakan tempat.

"Yang sudah bayar gimana? makanya yang sudah bayar ketipu dong namanya. Kita harus hati-hati sama orang-orang yang minta dukungan," kata mantan politisi Gerindra ini.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement