Selasa 27 Jan 2015 23:42 WIB

Lanal dan Walhi Bengkulu Bersihkan Pantai Panjang

Satpol PP membongkar bangunan liar yang diduga warung remang-remang di Bengkulu, Senin (25/7).
Foto: ANTARA/Hendri
Satpol PP membongkar bangunan liar yang diduga warung remang-remang di Bengkulu, Senin (25/7).

REPUBLIKA.CO.ID, BENGKULU -- Puluhan personel Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bengkulu bersama aktivis lingkungan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bengkulu membersihkan sampah di kawasan wisata Pantai Panjang.

"Kami membersihkan kawasan wisata Pantai Panjang sebagai kepedulian atas wilayah pesisir," kata Letda Laut (P) Mancar, perwira Lanal Bengkulu, di kawasan wisata Pantai Panjang, Bengkulu, Selasa, sore.

Ia mengatakan kegiatan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan tersebut digelar bersama para aktivis dari Walhi Bengkulu yang selama ini sudah memiliki program bersih pantai yang dilakukan "Sahabat Walhi".

Selain kawasan wisata Pantai Panjang yang sudah menjadi ikon wisata Provinsi Bengkulu, kegiatan serupa juga akan disasar untuk wilayah konservasi dan benda cagar budaya.

"Kegiatan ini sudah kami programkan setiap dua kali dalam sebulan untuk mengajak kepedulian masyarakat untuk membersihkan lingkungan," katanya.

Aktivis Walhi Bengkulu Feri Vandalis mengatakan kegiatan bersih pantai sudah digelar Walhi dalam setahun terakhir, khususnya di wilayah pesisir Bengkulu.

Kegiatan tersebut menurutnya sekaligus sebagai kampanye untuk mengajak masyarakat yang bergerak di bidang ekonomi kreatif di kawasan Pantai Panjang untuk turut menjaga kebersihan lingkungan.

Feri mengatakan kegiatan bersih pantai bersama anggota Lanal Bengkulu akan terus ditingkatkan, sekaligus mengajak masyarakat setempat untuk terlibat bersama-sama menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Selama ini menurut Feri, masih ada yang beranggapan bahwa laut adalah tempat pembuangan akhir sampah, padahal mengotori laut adalah mencemari sumber-sumber kehidupan.

"Kami juga mendorong pemerintah Kota Bengkulu untuk meningkatkan fasilitas persampahan seperti tempat sampah dan tempat pembuangan sementara untuk kawasan pantai," katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement