REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Statemen Wakil Ketua Komisi III DPR Fahri Hamzah yang ingin membubarkan KPK dinilai sebagai blunder besar bagi DPR.
Pengamat politik Lembaga Survei Indonesia (LSI) Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pernyataan Fahri Hamzah seperti mengonfirmasi kecurigaan publik tentang agenda terselubung DPR. "Ini blunder DPR yang menyerang KPK. Padahal publik lebih percaya KPK daripada DPR," katanya, Rabu (5/10).
Menurut Burhanuddin, ketika KPK menjadi sasaran tembak DPR, maka publik pasti membela KPK. Apalagi serangan kepada KPK terjadi usai pemeriksaan pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR.
Ia menilai, Fahri Hamzah memiliki agenda terselubung sebab tidak membawa misi ingin memperbaiki kinerja KPK. Harusnya prinsip profesionalisma KPK dalam bekerja lebih baik yang dikiritik dibanding mewacanakan pembubaran.