REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah tidak puas dengan hanya tertangkapnya tersangka kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin. Presiden mengintruksikan agar buronan-buronan lain yang berada diluar negeri segera ditangkap.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan penangkapan Nazaruddin membuktikan bahwasanya aparat penegak hukum bisa menemukan buronan yang selama ini kabur. "Saya intruksikan jajaran Kapolri dan pihak terkait di jajaran pemerintah untuk mencari dan temukan buron-buron lain yang seolah-olah mereka tidak bisa ditemukan dunia kita hanya stu,"tegas SBY, saat membuka rapat sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden , Kamis (11/8).
Namun, SBY mengakui tidak bisa secara satu per satu mengintruksikan penangkapanan buronan itu. Untuk itu kepada aparat sebaiknya tidak tergantung oleh intruksi yang disampaikannya tersebut. "Silahkan tidak harus saya intruksikan untuk temukan itu karena ini semua demi keadilan dan tegaknya hkum di negeri kita,"jelasnya.
Presiden pun memberikan apresiasi kepada tim gabungan dari KPK, Kepolisian, BIN, dan Instansi terkait lainnya yang telah berhasil menemukan Nazaruddin. Tim telah berhasil melakukan kerjasama internasional dengan baik.
SBY berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik secara transparan dan akuntable sehingga masyarakat jelas atas duduk perkara ini. "Saya berharap hukumlah brbicara pengadilan sejatilah yang akan memutuskan bukan pengadilan-pengadilan lain lain dalam tanda kutip,"kata Presiden.




