Jumat 03 Feb 2023 11:04 WIB

Pj Gubernur DKI: Pembangunan ITF Sunter Masih Dibahas di Jakpro

PT Jakpro menargetkan, proyek ITF Sunter dapat beroperasi pada 2027.

Rep: Haura Hafizhah/ Red: Erik Purnama Putra
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.
Foto: Republika/Zainur Mahsir Ramadhan
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengatakan, pembangunan Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter di Jakarta Utara (Jakut) sampai saat ini masih dikaji oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro). "Iya lagi dibahas ya dengan Jakpro," katanya kepada wartawan di Jalan Pluit, Jakut pada Kamis (2/2/2023).

Heru menuturkan, mitra kontraktor merupakan kewenangan Jakpro. Sehingga, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kontraktror proyek kepada Jakpto. "Iya, itu urusan Jakpro ya," katanya.

Presiden Jokowi sempat menyinggung proyek ITF Sunter di Jakut, yang tak kunjung selesai. Padahal, proyek itu sudah dicetuskan sejak dirinya menjabat Gubernur DKI periode 2012-2014. Alih-alih beroperasi, tanda tangan proyek disebutnya juga belum dilakukan.

"Padahal sudah kita rencanakan, belum (selesai). Saya enggak tahu sekarang apakah sudah (selesai)," kata Jokowi, dalam Rakernas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) di Jakarta.

 

VP Corporate Secretary Jakpro, Syachrial Syarif menjelaskan, sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), kehadiran ITF Sunter memang akan mengatasi masalah sampah yang ada di Ibu Kota. Dia pun menyampaikan, proyek itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2027. "Pembangunan ITF direncanakan berjalan tiga tahun dan target operasional di 2027," kata Syacrial.



Dia menuturkan, pelaksana pembangunan ITF dilakukan oleh anak perusahaan PT Jakpro, PT Jakarta Solusi Lestari (JSL). Dalam prosesnya, mereka mengeklaim telah melakukan kegiatan prapembangunan sejak 2019. Hanya saja, hingga kini, JSL gagal menemukan kesepakatan dengan investor sehingga pembangunannya terus tertunda.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement