REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Lulusan Program Studi (Prodi) Teknik Komputer (yang sekarang menjadi Prodi Informatika) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Fatmawati lulusan tahun 2016, Heri Heryadi, kini berkarier di PT Indonesia Comnets Plus (ICON Plus), bagian dari PLN Group. Perjalanan Heri menjadi salah satu cerita alumni UBSI yang mampu mengembangkan kompetensi dan melanjutkan karier di lingkungan profesional yang bergerak di bidang teknologi dan digital.
Perjalanan Heri setelah menyelesaikan pendidikan di UBSI kampus Fatmawati menjadi bagian dari prosesnya dalam membangun karier. Latar belakang pendidikan di bidang teknologi komputer yang ditempuhnya, menjadi salah satu bekal untuk memahami berbagai aspek teknologi, mulai dari komputer, sistem, jaringan, hingga kebutuhan teknis yang berkaitan dengan perkembangan teknologi informasi.
Berkarier di lingkungan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi juga menuntut kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat lulusan bidang teknologi perlu memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan pendukung agar dapat mengikuti kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.
Kompetensi Teknik Komputer Jadi Bekal Heri Berkarier di ICON Plus PLN
Karier Heri di PLN Icon Plus menunjukkan kompetensi yang diperoleh dari kampus, memiliki ruang penerapan yang luas. Pengetahuan mengenai teknologi komputer, sistem, dan jaringan dapat menjadi fondasi dalam menghadapi kebutuhan industri yang semakin erat dengan transformasi digital.
Menurut Heri, pengalaman selama menempuh pendidikan di UBSI yang terkenal sebagai Kampus Digital Kreatif, memberikan bekal yang dapat dikembangkan setelah memasuki dunia kerja. Proses pembelajaran di bangku kuliah menjadi salah satu tahap awal untuk memahami bidang teknologi sekaligus membangun kesiapan dalam menghadapi lingkungan profesional.
“Selama kuliah, saya mendapatkan dasar pengetahuan yang cukup membantu ketika memasuki dunia kerja. Menurut saya, yang paling penting setelah lulus adalah tetap mau belajar, mengembangkan kemampuan, dan mengikuti perkembangan teknologi karena dunia teknologi terus berubah,” ujar Heri.
Selain kemampuan teknis, keterampilan seperti komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan beradaptasi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan profesional. Kemampuan tersebut membantu lulusan untuk menghadapi berbagai situasi dan tuntutan pekerjaan yang tidak selalu sama dengan pengalaman selama berada di bangku kuliah.
Kisah Heri memberikan gambaran bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi salah satu fondasi dalam mempersiapkan mahasiswa untuk memasuki dunia profesional dan mengembangkan karier sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan pendukung agar lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja. Proses pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui perkuliahan, tetapi juga diarahkan untuk membangun kompetensi, kemampuan beradaptasi, serta kesiapan menghadapi perkembangan industri.
Kisah Heri Heryadi menunjukkan bahwa perjalanan pendidikan dapat menjadi bagian penting dalam membangun karier di bidang teknologi. Latar belakang yang diperoleh selama kuliah menjadi bekal yang dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan industri.
Sementara itu, Kepala Kampus UBSI kampus Fatmawati, Ishak Kholil, mengatakan bahwa perjalanan alumni seperti Heri menjadi gambaran penting mengenai bagaimana kompetensi yang diperoleh selama masa pendidikan dapat terus dikembangkan ketika memasuki dunia profesional.
“Bidang teknologi terus berkembang dan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis sekaligus mampu beradaptasi. Kami berharap para alumni UBSI terus mengembangkan kompetensinya dan mampu memberikan kontribusi positif di lingkungan kerja masing-masing, termasuk di sektor BUMN,” jelas Ishak.




