Selasa 29 Sep 2026 16:05 WIB

Selamat, Leo/Daniel Sumbang Emas untuk Indonesia Lewat Kemenangan Dramatis atas Ganda China

Leo/Daniel kehilangan gim pertama sebelum mengamankan dua gim berikutnya.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Foto: dok PBSI
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia mendapatkan tambahan satu emas lagi di Asian Games 2026. Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyumbangkan emas setelah berjaya di nomor ganda putra.

Leo/Daniel menaklukkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang 19-21, 21-13, dan 21-xx pada final di Ichinomiya City Muncipal Gymnasium, Aichi, Jepang, Selasa (29/9/2026) sore.

Baca Juga

Ini merupakan emas ketiga bagi Tim Indonesia di Asian Games. Sebelumnya, emas pertama disumbangkan tim beregu putra bulu tangkis disusul Rahmat Erwin Abdullah dari angkat besi.

Leo/Daniel harus melewati pertandingan dramatis sebelum memastikan emas. Mereka kalah pada gim pertama 19-21, tetapi bangkit merebut gim kedua 21-13 dan kemudian mengunci gim penentuan dengan kemenangan 21-18.

Pada gim pertama, Leo/Daniel terlibat persaingan ketat dengan pasangan China. Kedudukan sempat imbang 14-14, 15-15, dan 16-16 sebelum Liang/Wang menjauh menjadi 18-16.

Leo/Daniel mampu membalikkan keadaan menjadi 19-18. Namun, pasangan China kembali mengambil alih dan unggul 20-19. Pengembalian servis Daniel yang melebar membuat Liang/Wang menutup gim pertama dengan skor 21-19.

Leo/Daniel langsung merespons pada gim kedua. Mereka sempat unggul 4-2 sebelum kembali disamakan 4-4. Setelah itu, pasangan Indonesia mulai menemukan ritme permainan dan menjauh 7-4.

Keunggulan tersebut terus dipertahankan hingga interval dengan skor 11-8. Selepas interval, Leo/Daniel semakin agresif dan menciptakan rentetan poin untuk memperlebar keunggulan menjadi 16-10.

Liang/Wang sempat menghentikan laju pasangan Indonesia dan memperkecil ketertinggalan menjadi 16-11. Namun, Leo/Daniel tetap mampu mengendalikan permainan hingga unggul 20-13.

Lambungan bola Wang Chang yang keluar menjadi poin terakhir gim kedua. Leo/Daniel menang 21-13 dan memaksa pertandingan ditentukan melalui gim ketiga.

Pada gim penentuan, Leo/Daniel kembali memulai pertandingan dengan baik. Sempat tertinggal 0-1, mereka berbalik unggul 3-1 dan terus menjaga jarak hingga 7-3.

Liang/Wang tidak menyerah. Mereka memperkecil ketertinggalan menjadi 7-6. Namun, permainan di depan net Daniel berhasil menghentikan momentum pasangan China sehingga Leo/Daniel kembali unggul 8-6.

Setelah itu, kedua pasangan kembali terlibat kejar-kejaran angka. Leo/Daniel memasuki interval gim ketiga dengan keunggulan 11-9 setelah drive Wang Chang gagal melewati net.

Selepas interval, Leo/Daniel sempat memperlebar jarak menjadi 14-9. Liang/Wang kemudian bangkit dan perlahan mendekat hingga kedudukan 18-17.

Leo/Daniel akhirnya berhasil memutus momentum pasangan China pada kedudukan 19-17. Liang/Wang kembali mendapatkan satu angka menjadi 19-18, tetapi Leo/Daniel tidak kehilangan ketenangan.

Setelah mencapai 20-18, Daniel melepaskan smash keras yang tidak mampu dikembalikan pasangan China. Angka tersebut memastikan kemenangan 21-18 sekaligus mengantarkan Leo/Daniel meraih medali emas Asian Games 2026.

Gelar tersebut sekaligus menambah panjang tradisi emas Indonesia di nomor ganda putra Asian Games. Sebelumnya, Indonesia meraih emas melalui Markis Kido/Hendra Setiawan pada Asian Games 2010, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada 2014, serta Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2018.

Tambahan emas ini juga menjadi pencapaian penting bagi Leo/Daniel setelah sebelumnya membantu Indonesia meraih emas beregu putra di Asian Games 2026. Dengan demikian, keduanya membawa pulang dua medali emas dari pesta olahraga Asia tahun ini.

Dari sisi peringkat dunia, Leo/Daniel juga mendapatkan tambahan 12 ribu poin atas keberhasilan menjadi juara. Jumlah tersebut setara dengan poin yang diberikan untuk juara turnamen BWF level Super 1000.

Tambahan poin tersebut akan berdampak signifikan terhadap posisi Leo/Daniel di peringkat dunia. Sebelum Asian Games 2026, mereka berada di peringkat ke-43 dunia.

 

Berita Lainnya

Rekomendasi