REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pihak organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya mengaku belum mengetahui insiden kebakaran yang melanda salah satu ruangan posko mereka di kawasan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Senin dini hari.
Kuasa Hukum GRIB Jaya Wilson Colling menyatakan hingga saat ini belum ada laporan atau pembahasan resmi terkait terbakarnya posko tersebut di internal pengurus.
"Saya belum tahu informasi tersebut karena di grup belum ada, nanti saya ke kantor baru saya memberikan informasi," kata Wilson saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Kabar kebakaran ini terjadi di tengah isu keterlibatan Ormas GRIB dalam kericuhan demonstrasi 27 Agustus 2026 lalu. Ormas besutan Hercules itu disebut-sebut terlibat menangani para demonstran dengan cara kekerasan. Kuasa hukum Grib telah membantah kabar keterlibatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat Syaiful Kahfi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran pada pukul 02.49 WIB.
"Objek (yang terbakar), Posko Ormas Grib," kata Syaiful.
Lihat postingan ini di Instagram




