REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, lulusan bidang informatika menjadi salah satu talenta yang paling diburu industri. Banyak perusahaan kini bersaing mendapatkan tenaga profesional yang mampu mengembangkan solusi teknologi, menganalisis data, hingga membangun sistem digital yang inovatif.
Fenomena ini membuat jurusan Informatika semakin diminati generasi muda, khususnya Gen Z. Selain peluang karier yang luas, bidang ini juga dikenal menawarkan kisaran gaji yang cukup menggiurkan, bahkan sejak awal karier.
Berdasarkan tren industri teknologi di Indonesia, beberapa profesi lulusan informatika memiliki kisaran gaji yang kompetitif. Software Developer misalnya, memiliki gaji awal sekitar Rp 7 juta hingga Rp 12 juta per bulan.
Sementara Data Analyst dapat memperoleh penghasilan sekitar Rp 8 juta hingga Rp 15 juta per bulan. Untuk posisi yang lebih spesifik seperti AI Engineer atau Machine Learning Engineer, gaji bahkan bisa mencapai Rp15 juta hingga Rp25 juta per bulan, tergantung pengalaman dan skala perusahaan.
Menjawab kebutuhan industri tersebut, Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis menghadirkan Program Studi Informatika jenjang Sarjana (S1) yang telah terakreditasi Unggul. Program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori informatika, tetapi juga mampu menciptakan solusi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri, Arfhan Prasetyo menegaskan mahasiswa Informatika perlu dibekali dengan kombinasi kemampuan teknis dan keterampilan analitis agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Bidang informatika memiliki peluang karier yang sangat luas karena hampir semua sektor industri saat ini membutuhkan dukungan teknologi. Karena itu, di UNM kami menyiapkan mahasiswa dengan pembelajaran yang mengintegrasikan teori, praktik, serta pengembangan kemampuan problem solving agar mereka siap menghadapi tantangan industri digital,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).
Menurutnya, dengan status akreditasi Unggul, Program Studi Informatika UNM terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri teknologi masa kini.
Adapun profil lulusan Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri antara lain:
• Software Developer / Programmer
Mampu merancang dan mengembangkan aplikasi berbasis web maupun mobile. Kisaran gaji awal: Rp 7 juta – Rp 12 juta per bulan.
• Data Analyst / Data Scientist
Mengolah dan menganalisis data untuk mendukung strategi bisnis perusahaan. Kisaran gaji: Rp 8 juta – Rp 15 juta per bulan.
• Artificial Intelligence (AI) Engineer
Mengembangkan sistem berbasis kecerdasan artifisial dan machine learning. Kisaran gaji: Rp 15 juta – Rp 25 juta per bulan.
• System Analyst
Menganalisis kebutuhan sistem informasi dan merancang solusi teknologi dalam organisasi. Kisaran gaji: Rp 8 juta – Rp 14 juta per bulan.
• IT Consultant
Memberikan solusi strategis terkait penerapan teknologi informasi dalam bisnis. Kisaran gaji: Rp 10 juta – Rp 20 juta per bulan.
• Technopreneur / Startup Founder
Membangun bisnis berbasis teknologi digital dengan potensi pendapatan yang sangat besar.
Dengan kurikulum yang adaptif, pembelajaran berbasis praktik, serta dukungan fasilitas laboratorium yang memadai, Program Studi Informatika UNM berkomitmen mencetak talenta digital yang siap bersaing di era ekonomi digital sekaligus menjadi penggerak inovasi teknologi di Indonesia.