REPUBLIKA.CO.ID, PADANG, – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Sumbar) melaporkan bahwa kondisi arus lalu lintas pada Jumat (20/3), yang merupakan H-1 Lebaran, berlangsung dalam keadaan ramai namun tetap lancar. Informasi ini disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol HM Reza Chairul Akbar Sidiq di Padang pada hari tersebut.
Menurut Reza, kondisi ini merupakan hasil pemantauan di seluruh jalan yang berada dalam wilayah hukum Sumbar selama hari terakhir masa mudik Lebaran. "Kami telah menempatkan para personel untuk melakukan pengaturan dan penjagaan di lapangan, termasuk untuk mengurai arus jika terjadi kepadatan," jelasnya.
Selain itu, pengaturan lalu lintas juga dilakukan oleh personel yang berjaga di Posko Pengamanan dan pelayanan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2026, yang tersebar di jalur mudik. Polisi memprediksi bahwa kondisi arus lalu lintas yang ramai namun lancar ini akan bertahan hingga tengah malam, tanpa peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Lebih lanjut, Reza menyatakan bahwa jajarannya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas jika sewaktu-waktu diperlukan. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pawai takbir keliling menggunakan kendaraan bermotor, sesuai arahan dari pemerintah daerah.
Data Transportasi Selama Mudik
Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 yang dimulai sejak 13 Maret, Ditlantas Polda Sumbar mencatat keberangkatan sebanyak 1.503 bus yang mengangkut 17.034 penumpang. Sementara itu, kedatangan tercatat sebanyak 2.273 bus dengan total penumpang mencapai 25 ribu orang. Untuk transportasi udara, jumlah keberangkatan penumpang mencapai 25.853 orang dan kedatangan mencapai 43.000 orang.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.