REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — FC Barcelona selamat dari kekalahan dramatis setelah penalti Lamine Yamal pada detik terakhir memaksa hasil imbang 1-1 melawan Newcastle United pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League, Rabu (10/3/2026).
Newcastle sempat berada di ambang kemenangan setelah Harvey Barnes mencetak gol pada menit ke-86. Barnes menyambut umpan silang Jacob Murphy dengan tendangan voli yang membawa tuan rumah unggul di St James' Park.
Namun, kegembiraan publik tuan rumah berubah menjadi kekecewaan pada masa tambahan waktu. Pada menit keempat injury time, bek Malick Thiaw menjatuhkan Dani Olmo di kotak penalti.
Yamal yang baru berusia 18 tahun maju sebagai algojo. Ia mengeksekusi penalti dengan tembakan ke sudut bawah gawang yang gagal dijangkau kiper Aaron Ramsdale yang sudah bergerak ke arah berlawanan.
Pelatih Newcastle Eddie Howe mengaku kecewa dengan hasil tersebut meski memuji penampilan timnya sepanjang pertandingan.
“Sangat sulit. Saya pikir kami luar biasa, penampilan yang sangat bagus melawan tim yang sangat baik,” kata Howe kepada TNT Sports. “Momen di akhir pertandingan jelas memberikan kesan negatif. Saya tidak ingin itu menutupi 93 menit sebelumnya di mana kami bermain sangat baik.”
Newcastle sebenarnya juga sempat mencetak gol pada awal babak kedua. Joelinton menyambar bola rebound dari tembakan Barnes yang membentur tiang, tetapi gol tersebut dianulir karena posisi offside.
View this post on Instagram