Selasa 03 Mar 2026 17:26 WIB

Mehdi Taremi akan Tinggalkan Sepak Bola demi Bergabung dengan Tentara Iran

“Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya," kata Mehdi.

Irans Mehdi Taremi (tengah) merayakan dengan Shoja Khalilzadeh setelah mencetak gol dalam sebuah laga sepak bola persahabatan antara Iran dan Rusia.
Foto: EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH
Irans Mehdi Taremi (tengah) merayakan dengan Shoja Khalilzadeh setelah mencetak gol dalam sebuah laga sepak bola persahabatan antara Iran dan Rusia.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Penyerang tim nasional Iran Mehdi Taremi dikabarkan akan meninggalkan karier sepak bola dan masuk tentara Iran setelah memanasnya konflik antara negaranya dengan Amerika Serikat-Israel. Dalam laporan media Turki, Haberler, Taremi yang kini membela klub Yunani Olympiacos bersiap untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan garda tentara Iran.

“Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah saya berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” kata Taremi dikutip Haberler, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga

Mantan pemain Inter Milan tersebut masih dalam tahap negosiasi untuk meninggalkan Olympiacos. Sedangkan, Federasi Sepak Bola Iran FFIRI membujuk bomber berusia 33 tahun itu untuk tetap bertahan di Yunani karena faktor keamanan di tengah kondisi konflik yang kian memanas.

Sumber media Iran menyebut bahwa FFIRI berusaha tetap mempertahankan Taremi untuk berkarier mengolah si kulit bundar. Namun segala keputusan saat ini berada di tangan Taremi.

Di musim ini, mantan penyerang FC Porto tersebut kembali menemukan performa terbaiknya bersama dengan Olympiacos. Di Liga Super Yunani, Taremi telah mencatatkan 10 gol dan tiga assits dari 16 pertandingan yang dijalani. Selain itu, Taremi juga mencatatkan dua gol dan dua assits di Liga Champions.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement