Selasa 03 Mar 2026 08:13 WIB

Ali Larijani: Iran Siap untuk Perang Jangka Panjang

Iran menyatakan akan membuat musuh milkakulasi.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Teguh Firmansyah
Pasukan penyelamat bekerja di antara puing-puing setelah serangan roket Iran yang menghantam Beit Shemesh dekat Yerusalem, Israel, 01 Maret 2026.
Foto: EPA/ABIR SULTAN
Pasukan penyelamat bekerja di antara puing-puing setelah serangan roket Iran yang menghantam Beit Shemesh dekat Yerusalem, Israel, 01 Maret 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, mengatakan, negaranya siap terlibat dalam perang jangka panjang. Pernyataan tersebut dia tujukan langsung kepada Amerika Serikat (AS).

"Iran, tidak seperti Amerika Serikat, telah mempersiapkan diri untuk perang jangka panjang," tulis Larijani lewat akun X pribadinya, Senin (2/3/2026).

Baca Juga

Dia menekankan, negaranya tak memulai perang yang kini tengah berlangsung. Oleh sebab itu Iran siap membela diri dengan sengit apapun konsekuensinya.  "(Iran) akan membuat musuh-musuhnya menyesal atas miskalkulasi mereka," ujar Larijani.

Pernyataan Larijani muncul saat Iran masih melancarkan serangan balasan terhadap AS dan Israel. Pada Sabtu (28/2/2026) pekan lalu, AS dan Israel diketahui melancarkan serangan udara gabungan ke sejumlah wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan mereka turut membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Pascaserangan tersebut, Iran melancarkan serangan balasan. Iran membidik fasilitas dan pangkalan militer AS yang berada di beberapa negara Teluk Arab. Mereka pun menembakkan rudal ke wilayah Israel, termasuk ibu kota Tel Aviv.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement