Kamis 26 Feb 2026 15:44 WIB

Hampir 1.000 ASN Sudah Daftar Sebagai Komcad, Ikut Pelatihan April 2026

Kementerian Pertahanan menyediakan kuota 4.000 buat para ASN.

Sejumlah prajurit Komponen Cadangan (Komcad) Kodam XII/Tanjungpura mengikuti upacara pemberangkatan latihan pembulatan di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (20/9/2021). Sebanyak 499 prajurit Komcad dari Kodam XII/Tanjungpura yang telah menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) selama tiga bulan di Mako Dodik Bela Negara Rindam XII/Tanjungpura tersebut diberangkatkan dengan menggunakan KM Kelimutu untuk menjalani latihan pembulatan di Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar di Bandung, Jawa Barat.
Foto: ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/rwa.
Sejumlah prajurit Komponen Cadangan (Komcad) Kodam XII/Tanjungpura mengikuti upacara pemberangkatan latihan pembulatan di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (20/9/2021). Sebanyak 499 prajurit Komcad dari Kodam XII/Tanjungpura yang telah menjalani Latihan Dasar Militer (Latsarmil) selama tiga bulan di Mako Dodik Bela Negara Rindam XII/Tanjungpura tersebut diberangkatkan dengan menggunakan KM Kelimutu untuk menjalani latihan pembulatan di Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar di Bandung, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertahanan mencatat hampir  1.000 aparatur sipil negara (ASN) sudah mendaftar sebagai anggota Komponen Cadangan.  

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait mengatakan sebanyak 987 aparatur sipil negara  terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai Komcad. 

Baca Juga

"Terkait pelatihan Komcad ASN gelombang pertama, hingga saat ini jumlah ASN yang telah terdata dan mendaftar sebanyak 987 orang dari kuota yang disiapkan sebanyak 2.000 peserta," kata Rico kepada Antara di Jakarta, Kamis.

Rico mengatakan ke-987 ASN itu berasal dari kementerian yang berkantor di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Nantinya, lanjut Rico, ke 2.000 ASN itu akan menjadi kelompok komcad gelombang pertama yang akan melakoni latihan pada April 2026 mendatang.

Adapun pelatihan gelombang kedua akan digelar pada pertengahan tahun 2026 mendatang dengan jumlah peserta yang sama. "Total ada 4.000 kuota yang Kementerian Pertahanan sediakan," kata Rico.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement