Rabu 25 Feb 2026 14:31 WIB

Dari Dana Pensiun Atlet Hingga Youth Camp, Menpora Erick Sosialisasi Program Unggulan Kemenpora

Ada 20 program yang berusaha diwujudkan oleh Kemenpora.

Menpora Erick Thohir (kanan) saat memaparkan 20 program kerja Kemenpora kepawa wartawan di Jakarta, Selasa (25/2/2026) malam.
Foto: Dok Kemenpora
Menpora Erick Thohir (kanan) saat memaparkan 20 program kerja Kemenpora kepawa wartawan di Jakarta, Selasa (25/2/2026) malam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menggelar silaturahmi dengan insan media pada Selasa (24/2/2026) malam di Jakarta. Pertemuan ini digunakan Menpora untuk mensosialisasikan program Kemenpora Tahun 2026.

Menpora Erick menyampaikan program besar Kemenpora mulai dari bidang kepemudaan, peningkatan prestasi olahraga, pemudayaan olahraga di masyarakat, hingga pembinaan atlet usia dini, dana pensiun atlet hingga Training of Trainers (ToT) untuk atlet disabilitas.

Baca Juga

Untuk bidang kepemudaan, Menpora Erick menyampaikan, tahun ini Kemenpora memiliki program baru seperti Youth Camp yang akan menggabungkan seluruh program kepemudaan yang ada di Kemenpora, dan disinergikan dengan daerah.

Selain itu juga ada Indonesia Youth Summits yang akan dilaksanakan sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda. Untuk mencetak pemuda yang memiliki kontribusi untuk bangsa, Kemenpora juga akan ada program lomba debat dan pidato yang akan menjadi akses buat anak muda kita menyampaikan pendapat dan pikirannya untuk bangsa Indonesia.

"Untuk program kepemudaan kita ingin fokus menjalankan program yang sesuai dengan kondisi anak muda. Seperti Youth Camp, Indonesia Youth Summits hingga lomba debat dan pidato untuk anak muda," kata Menpora Erick.

Sementara untuk keolahragaan, selain fokus utama untuk peningkatan prestasi atlet di ajang Olimpiade, Asian Games hingga SEA Games, Menpora Erick juga menyampaikan akan ada program dana pensiun atlet yang sampai saat ini masih akan digodok untuk mencari formulasi terbaik agar penyaluran dana pensiun bisa berjalan baik. Ia mengaku sudah mempelajari Malaysia yang sudah berhasil menerapkan program ini dan berusaha mengambil hal yang bisa diterapkan di Indonesia.

Selain itu Menpora Erick akan terus menindak lanjuti kerjasama dengan Kemendagri, Kemenpar, Kementrian UMKM, dan Kemendikdasmen untuk meningkatkan ekosistem olahraga di Indonesia.

"Alhamdulillah kerjasama kita dengan kementerian lain seperti dengan Kemendagri, Kementrian UMKM sudah ada Surat Keputusan Bersama (SKB) yang akan menindak lanjuti terkait pengelolaan aset-aset olahraga di daerah, dan akan dibentuk satgas. Bahkan dengan Kemenpar sendiri Alhamdulillah kita sudah diberikan 9 job desk," ujar Menpora Erick.

Terkait dengan Kemendikdasmen, Menpora Erick mengatakan sudah menyepakati untuk mengimplementasikan 21 cabang olahraga yang ada dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk SD, SMP hingga SMA.

"Untuk yang SMA nantinya akan diberikan pilihan menjalankan cabor Mother of Sport (renang, atletik, senam). Itu disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah," tambahnya.

Dari keseluruhan program besar yang disampaikan, Menpora Erick berharap kepada teman-teman media untuk bisa bersinergi dan mendukung program yang ada di Kemenpora agar bisa berjalan dengan baik. "Terima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah hadir dalam silaturahmi ini," kata Menpora Erick.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement