Rabu 11 Feb 2026 14:54 WIB

Kesaksian Pihak Sekolah Tentang Pelajar Bandung yang Tewas Melompat dari Flyover Pasupati

Pihak sekolah benar-benar terpukul mendengar kabar kematian R

Rep: ,Ferr Rizki Bangkit/ Red: Teguh Firmansyah
Jembatan Layang Pasupati tempat lokasi salah satu pelajar di Kota Bandung, bunuh diri.
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Jembatan Layang Pasupati tempat lokasi salah satu pelajar di Kota Bandung, bunuh diri.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- Remaja berinisial R (17) yang tewas usai diduga melompat dari Flyover Mochtar Kusumaatmadja atau Flyover Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat pada Selasa (10/2/2026) pagi merupakan pelajar SMK di Kota Cimahi kelas XII di SMK. Korban dikenal merupakan sosok yang baik.

Pihak sekolah sama sekali tidak menyangka anak didiknya itu sampai berani mengakhiri hidup dengan cara melompat dari Flyover Pasupati. Tak ada indikasi jika R akan mengembuskan napas terakhir dengan cara seperti itu. 

Baca Juga

"Almarhum termasuk siswa yang tidak bermasalah. Dia sopan dan santun gitu ya terhadap guru maupun temannya. Lalu motivasi belajar almarhum ini tinggi, karena hari Jumat saja masih sekolah. Untuk pelajaran ingin selalu mengikuti, dia tidak mau tertinggal sebetulnya," kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMK tempat korban bersekolah, Siti Darajat saat ditemui, Rabu (11/2/2026).

Tak cuma hubungan dengan guru, jejak baik juga terjaga antara R dengan teman-teman sekolahnya. Baik sekolah teman-temannya tidak melihat adanya perubahan pada sikap korban, apalagi terlibat konflik.

"Siswa ini juga tidak ada konflik bersama teman-temannya gitu. Dari pergaulan dengan teman-temannya baik dan akrab, itu kami dapat dari pengakuan teman-temannya langsung," ujar Siti.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement