REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA - Teror gerakan kriminal di Papua masih berlanjut. Kelompok bersenjata, Rabu (11/2), dilaporkan menembak pesawat Smart Air sesaat setelah pesawat mendarat di Korowai dari Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.
Kepala Polres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana, membenarkan hal itu. "Benar sekitar jam 11.00 WIT yang bawa 13 penumpang ditembak dan pilot serta copilot dilaporkan meninggal," kata dia, saat dihubungi Antara, Kamis.
Belum ada konfirmasi dari KKB terkait dengan insiden penembakan itu. Namun gerakan kriminal diketahui berulangkali mengganggu pesawat yang hendak lepas landas.
Sebelumnya Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Polisi Patrige Renwarin mengatakan sebanyak 94 orang dilaporkan meninggal dunia akibat aksi kekerasan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) sepanjang tahun 2025.
Lihat postingan ini di Instagram