Kamis 05 Feb 2026 09:52 WIB

Program Kota Emas 2026 Dimulai di Surakarta, Dorong UMKM Naik Kelas

Program Kota Emas diharapkan mampu memberikan dampak positif ke perekonomian daerah.

Program Kota Emas 2026 dimulai di Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Foto: Republika
Program Kota Emas 2026 dimulai di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Inotek Foundation bersama Indonesia Setara Foundation menggelar Kick Off Program Kota Emas 2026 (Kota Ekonomi Maju dan Sejahtera) di PLUT-KUMKM Surakarta, Jawa Tengah pada Kamis (29/1/2026). Kegiatan itu diikuti oleh 27 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kerajinan di Kota Surakarta.

Kick off tersebut menandai dimulainya pelaksanaan Program Kota Emas 2026 di Surakarta. Program tersebut dirancang sebagai upaya pemberdayaan UMKM melalui pengembangan produk unggulan berbasis potensi lokal guna mendorong pertumbuhan ekonomi kota yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, kegiatan itu merupakan langkah awal untuk mensosialisasikan program kepada seluruh pemangku kepentingan. Mulai pemerintah kota, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, hingga para pelaku UMKM yang telah lolos proses kurasi.

"Kick off ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai Program Kota Emas sekaligus membekali peserta dengan edukasi dan pengalaman praktik keterampilan, salah satunya melalui workshop pembuatan resin," kata Sandiaga dalam siaran tertulis di Jakarta pada Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, Program Kota Emas diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah dengan meningkatkan nilai tambah produk UMKM serta memperluas akses pasar. "Keterampilan ini diharapkan dapat diaplikasikan ke berbagai produk kerajinan yang telah dikembangkan UMKM di Surakarta," jelas Sandiaga.

Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, program itu dinilai dapat menjadi langkah strategis menuju kemandirian ekonomi kota. "Program Kota Emas bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat kota melalui pengembangan produk unggulan, memberdayakan pelaku UMKM melalui pelatihan dan pendampingan," jelas Sandiaga.

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement