Sabtu 24 Jan 2026 14:37 WIB

Longsor Maut di Cisarua, Bupati Jeje Tetapkan Darurat Bencana

Sebanyak 83 warga dikabarkan belum ditemukan.

Rep: Fery Bangkit Rizki/ Red: Teguh Firmansyah
Longsor Menerjang Permukiman warga di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.
Foto: Dok Ferry Bangkit Rizki
Longsor Menerjang Permukiman warga di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

 

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Pemkab Bandung Barat menetapkan status darurat bencana menyusul longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Longsor menimbun 30 rumah warga.

Baca Juga

"Saya tetapkan per hari ini darurat bencana, karena korban cukup banyak," kata Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail di lokasi.

Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Posko Desa Pasirlangu hingga pukul 12.05 WIB, longsor menimbun sekitar 30 rumah. Adapun warga tertimbun sebanyak 113 orang dan 34 kepala keluarga (KK) terdampak.

Sebanyak 23 orang selamat, meninggal 7 orang serta 83 belum ditemukan di Kampung Pasir Kuning RT 05/11 dan Pasirkuda RT 01/10.

Kemudian di Kampung Babakan Cibudah, RT 05/07, Desa Pasirlangu terjadi banjir bandang yang menyebabkan 1 rumah rusak berat. Banjir tersebut menyebabkan 3 orang tertimbun dan sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat serta rumah sakit dan 1 orang dilaporkan selamat.

Ia menegaskan, ke depan pemerintah daerah akan memperkuat langkah mitigasi bencana, mengingat wilayah Bandung Barat dan Jawa Barat secara umum merupakan daerah rawan bencana. "Kami akan melakukan koordinasi secara masif, terutama di daerah rawan seperti perbukitan dan tanah miring," ujarnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement