Senin 19 Jan 2026 13:47 WIB

Begini Sosok Kapten Andy, Pilot Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh Menurut Kesaksian Warga

Keluarga sang pilot telah berangkat ke Sulsel untuk tes DNA.

Tim SAR Gabungan mencari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Ahad (18/1/2026). Tim SAR gabungan menemukan puing-puing yang diyakini berasal dari pesawat Indonesia Air Transport ATR 42-500 yang dilaporkan hilang dengan 10 orang di dalamnya di lereng Gunung Bulusaraung.
Foto: BASARNAS via EPA
Tim SAR Gabungan mencari korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Ahad (18/1/2026). Tim SAR gabungan menemukan puing-puing yang diyakini berasal dari pesawat Indonesia Air Transport ATR 42-500 yang dilaporkan hilang dengan 10 orang di dalamnya di lereng Gunung Bulusaraung.

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN -- Keluarga Capt Andy Dahananto, pilot pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport, salah satu korban kecelakaan udara, Sabtu (17/1), bertolak ke Sulawesi Selatan untuk tes DNA di Posko Ante Mortem Biddokkes Polda Sulsel di Makassar.

"Pagi tadi (keluarga) berangkat. Cuma tidak tahu pasti jam berapa berangkatnya, yang pasti ke Makassar memenuhi panggilan terkait peristiwa kecelakaan pesawat," kata Ketua RT 06, Perumahan PWS, Tigaraksa, Franciscus Nasir, di Tangerang, Banten, Senin.

Baca Juga

Ia mengatakan Capt Andy Dahananto merupakan pilot senior pesawat ATR 42-500 sekaligus Direktur Operasi Indonesia Air Transport. Ia warga Perumahan PWS RT06/RW03, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten yang tinggal sejak 1994 atau selama 31 tahun.

"Dia cukup lama. Dan beliau adalah sosok kepala keluarga yang sangat ramah dan orangnya tegas. Dan juga cukup sosial, membantu masyarakat ketika ada kesulitan apa saja," katanya.

Selain itu, sosok Andy juga cukup dikenal masyarakat sebagai ramah, sering karena membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan, mulai dari perihal kebersihan hingga keamanan lingkungan perumahan.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement