Rabu 24 Dec 2025 21:22 WIB

Hujan tak Juga Reda, Belasan Desa di Pidie Jaya Kembali Terendam Banjir

BNPB mengungkapkan, penanganan bencana Sumatera masuki fase lanjutan.

Rep: M Noor Alfian/ Red: A.Syalaby Ichsan
Banjir di Pidie Jaya (Ilustrasi).
Foto: Antara/Joni Saputra
Banjir di Pidie Jaya (Ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya menyatakan hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut sehingga mengakibatkan banjir yang kembali merendam permukiman warga.

"Banjir yang melanda belasan gampong dalam tiga kecamatan tersebut akibat meluapnya Krueng/Sungai Meuredu,"kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pidie Jaya, M Nur dihubungi di Banda Aceh, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga

Adapun banjir luapan tersebut melanda tujuh gampong dalam Kecamatan Meurah Dua yakni Dayah Usen, Mancang, Dayah kruet, Mns Raya, Blang Cut, Buangan dan Menasah Raya. Daerah lainnya, yakni Kecamatan Meureudu Gampong Berawang, Menasah Lhok, Grong-Grong Beuracan dan Mesjid Tuha - Lhokga

Selanjutnya Kecamatan Bandar Dua, Gampong Juelanga, Gampomg Alue keutapang, Paya pisang klat, Alue Mee, Babah Krueng, Blang Kuta, Drien Tujoh dan Alue sane.

Ia menjelaskan untuk saat ini tim gabungan bersiaga dan para masyarakat telah diminta berada di lokasi yang lebih aman."Kita berharap intensitas hujan berkurang sehingga air yang merendam belasan gampong segera surut kembali,"kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, hujan dengan intensitas tinggi masih berlangsung dan untuk ketinggian air di masing-masing gampong bervariasi.

photo
Rumah Zakat cab Aceh menyalurkan bantuan paket Berbagi Makanan Keluarga kepada 150 warga terdampak banjir yang cukup parah di Desa Meunasah Lhok Kec Meureudu Kab Pidie Jaya, Sabtu (6/12/2025). - (Rumah Zakat)

 

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement