Senin 01 Dec 2025 03:55 WIB

Warga Terdampak Bencana di Aceh Diminta Beli Beras Bulog Senilai Rp60 Ribu Per Sak

Korban bencana banjir di Sibolga menjarah gudang Bulog

Rep: Bambang Noroyono/ Red: A.Syalaby Ichsan
Satgas TNI AL berjalan masuk ke dalam KRI dr Soeharso untuk misi kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Kolinamil TNI AL, Jakarta, Ahad (30/11/2025). TNI AL mengerahkan KRI dr Soeharso, KRI Teluk Gilimanuk, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat, KRI Semarang dan KRI Sutedi Senaputra yang membawa tim medis, logistik, personel penyelamat serta lima helikopter guna mendukung operasi pencarian, evakuasi dan distribusi bantuan ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Foto: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Satgas TNI AL berjalan masuk ke dalam KRI dr Soeharso untuk misi kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Kolinamil TNI AL, Jakarta, Ahad (30/11/2025). TNI AL mengerahkan KRI dr Soeharso, KRI Teluk Gilimanuk, KRI dr Radjiman Wedyodiningrat, KRI Semarang dan KRI Sutedi Senaputra yang membawa tim medis, logistik, personel penyelamat serta lima helikopter guna mendukung operasi pencarian, evakuasi dan distribusi bantuan ke Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH — Danrem 011/Lilawangsa, Lhokseumawe, Aceh, Kolonel Inf Ali Imran mengimbau masyarakat terdampak bencana agar membeli beras langsung ke gudang Bulog dengan harga murah Rp60 ribu per sak (isi 5 kg).

"Ayo datang ke sini gudang Bulog Desa Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Beli kemari harga murah, beras PSAP ada, apabila beli di tempat lain dengan harga mahal, beli disini," kata Kolonel Inf Ali Imran melalui video resminya, di Lhokseumawe, Ahad (30/11/2025).

Baca Juga

Atas pernyataan itu, seketika masyarakat ramai mendatangi gudang beras Bulog. Warga mengantre dengan rapi berbelanja beras untuk kebutuhan sehari-hari.

Ali Imran menyampaikan, stok beras di sana masih banyak dan cukup sampai setahun. Ali Imran meminta kepala gudang agar menjual langsung ke masyarakat. Penjualan langsung kepada warga tersebut untuk mengantisipasi adanya dugaan permainan harga dari para pedagang. 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

Video ini tak lama menyebar diteruskan warga melalui pesan grup WhatsApp hingga viral di berbagai media sosial. Pada pelaksanaan pembelian beras tersebut, dia juga turut hadir mendampingi kegiatan yang disambut antusias oleh masyarakat dari berbagai penjuru yang  berbelanja.“Kegiatan ini bertujuan dalam membantu kesulitan masyarakat, apalagi pasca bencana banjir, tidak logis warga sudah susah dibuat lebih susah lagi, kasihan,” ujar Danrem.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo telah mengirim bantuan berbagai kebutuhan untuk membantu warga terdampak banjir di tiga provinsi, salah satunya di Aceh.

“Presiden sangat peduli kepada rakyat, bahkan tidak bisa melihat rakyatnya susah, presiden bersama menteri negara terus berupaya agar masyarakat jangan sampai mengalami berkepanjangan penderitaan itu,” kata dia.

“Sampai saat ini tim terus berjuang bergerak cepat pendistribusian bantuan ke berbagai daerah terdampak banjir, bahkan ke daerah terisolasi yang tidak dapat dijangkau melalui jalur darat,” tegasnya.

Sementara itu, warga yang mengantri, Masitah (46), menyebutkan senang dan terima kasih kepada Danrem Lilawangsa sudah memudahkan untuk mendapatkan beras dengan harga murah. Menurut dia, harga yang ada di Bulog jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga di pasaran yang mencapai Rp270 ribu hingga Rp300 ribu per sak (15 kilogram).

photo
Petugas BPBD Nagan Raya membawa logistik korban banjir bandang untuk didistribusikan ke seberang sungai dengan menggunakan perahu di Desa Blang Meurandeh, Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Ahad (30/11/2025). Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, TNI/Polri dan stakeholder terus berupaya menyalurkan dan menyuplai logistik untuk korban banjir yang terisolasi berupa air mineral, mie instan, beras, minyak goreng, kebutuhan bayi, tikar dan selimut kepada 2.109 jiwa terdampak. - (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement