Ahad 30 Nov 2025 17:57 WIB

Seskab: 28 Helikopter Dikerahkan untuk Distribusi dan Evakuasi

Pemerintah pusat juga kerahkan tiga unit pesawat Hercules C-130 ke lokasi bencana.

Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11).
Foto: ANTARA FOTO/Yudi Manar
Foto udara permukiman warga terdampak banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). BPBD Tapanuli Selatan mencatat hingga Sabtu (29/11) sebanyak 43 korban meninggal dunia di wilayahnya akibat banjir bandang pada Selasa (25/11).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya menyampaikan, hingga hari ini pemerintah telah mengerahkan sebanyak 28 unit helikopter ke lokasi bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Menurut dia, pengerahan helikopter itu adalah hasil upaya gabungan dari TNI Angkatan Udara, Angkatan Darat dan Angkatan Laut, Kepolisian RI, BNPB, dan Basarnas. Hal itu dilakukan untuk mendukung distribusi bantuan dan evakuasi korban bencana.

"Selain itu, modifikasi cuaca juga dilakukan dalam tiga hari terakhir dan telah berhasil mengurangi curah hujan di seluruh provinsi terdampak, sehingga evakuasi dan pengiriman bantuan logistik dari udara dapat dilakukan dengan cepat," kata Seskab Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis pada Ahad (30/11/2025).

Baca Juga

Ia menjelaskan, seluruh upaya penanganan berjalan dengan baik dan cepat. Hal itu mulai dari proses evakuasi, pengiriman bantuan logistik, hingga pemulihan akses.

Melalui akun media sosialnya, Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan, pemerintah bergerak cepat sejak hari pertama bencana banjir dan longsor melanda ketiga provinsi di Pulau Sumatra itu.

Kepala Negara juga telah memerintahkan evakuasi, penyaluran bantuan, serta pemulihan wilayah secara sigap dan terkoordinasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement