Jumat 29 Aug 2025 16:51 WIB

Komandan Brimob Polda Metro Jaya: Demi Allah, Demi Rasul, 7 Anggota Kami Sudah Diperiksa

Kombes Henik Maryanto memastikan 7 pelaku yang melindas Affan Kurniawan diproses.

Rep: Muhammad Noor Alfian Choir/ Red: Mas Alamil Huda
Para kerabat menaburkan bunga di makam Affan Kurniawan (21) di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Foto: Republika/Prayogi
Para kerabat menaburkan bunga di makam Affan Kurniawan (21) di TPU Karet Bivak, Jakarta, Jumat (29/8/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto memastikan 7 pelaku yang melindas Affan Kurniawan, sudah melalui proses pemeriksaan di Dit Propam Mabes Polri. Hal tersebut disampaikan saat berdialog dengan massa aksi di kawasan Mako Brimob, Kwitang, Jumat (29/8/2025) siang.

"Untuk proses penegakan hukum. Saat ini, anggota kami sudah melaksanakan, proses pemeriksaan di Propam Mabes Polri. Demi Allah, demi rasul, saya muslim ya," teriak Henik.

Baca Juga

Ketika didesak oleh massa aksi untuk menunjukkan para pelaku, pihaknya kembali menegaskan 7 anggotanya tengah diperiksa di Mabes Polri. "Orangnya sedang ada di Mabes. Nanti, nanti pada saat proses di Mabes," katanya saat menimpali massa aksi yang mempertanyakan untuk mempertontonkan muka para pelaku.

Pihaknya kembali menjelaskan bahwa ia tidak berwenang untuk menjelaskan tahapan penyelidikan hingga penyidikan para pelaku insiden itu. Namun, ia menegaskan aksi dialog itu lantaran niat baik untuk menjelaskan ke aksi massa. "Semua, saya ulangi, kalau tidak ada niat baik, tidak mungkin saya ada di sini, untuk menyampaikan kepada saudara-saudara semua. Jadi saat ini, seluruhnya sedang dalam proses pemeriksaan di Mabes. Sedang pemeriksaan di Mabes," katanya.

"Jadi, kami tidak melakukan pemeriksaan. Kami tidak lakukan pemeriksaan. Sehingga kami tidak bisa menyampaikan tahapan-tahapan yang proses-proses penyelidikan, maupun penyidikan," katanya menambahkan.

Menutup dialognya, pihaknya kembali mengucapkan permintaan maaf. "Begitu, saudara-saudara itu semua. Ya, kalau ada yang kurang pas, selaku manusia tidak sempurna saya mohon maaf," katanya.

Setelah dialog selesai, massa aksi yang merasa tak puas dengan jawaban pihak Brimob dan kekeh untuk meminta kehadiran para pelaku. Tak menemui titik temu, massa aksi pun melempari anggota brimob dan TNI AL serta AD yang mengawasi demo.

Tak berselang lama, dari arah yang berbeda rombongan ojek online (ojol) dari arah Tugu Tani pun merangsek ke depan Mako Brimob. Sedangkan massa aksi dari arah Stasiun Pasar Senen masih tertahan.

Hingga pukul 14.30 WIB massa aksi terus berdatangan dari berbagai penjuru. Mereka terdiri dari masyarakat dan Ojol yang mengenakan jaket khas mereka. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement