Kamis 03 Apr 2025 10:30 WIB

Pasukan Misi Kemanusiaan RI Mulai Beroperasi di Myanmar

Tim INASAR melakukan asesmen dan memberikan perbantuan di Thukha Theiddhi Ward.

Personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) berjalan menuju pesawat usai mengikuti upacara pemberangkatan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/4/2025). Sebanyak 73 personel tim pencarian dan pertolongan Indonesia atau INASAR diberangkatkan untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Myanmar.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Personel Indonesia Search and Rescue (INASAR) berjalan menuju pesawat usai mengikuti upacara pemberangkatan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/4/2025). Sebanyak 73 personel tim pencarian dan pertolongan Indonesia atau INASAR diberangkatkan untuk membantu korban bencana alam gempa bumi di Myanmar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasukan misi kemanusiaan Indonesia mulai melakukan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di sebuah kompleks perumahan pegawai negeri sipil (PNS) di Thukha Theiddhi Ward, Naypyidaw, Myanmar yang runtuh karena gempa bumi, Rabu (2/5/2025).

Wakil Kontingen Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Wahyudi dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu malam, mengatakan bahwa pasukan misi kemanusiaan Indonesia tergabung sebagai tim INASAR (Indonesia Search and Rescue), dipercaya untuk melakukan asesmen dan perbantuan di Thukha Theiddhi Ward karena diperkirakan masih ada korban tertimbun runtuhan bangunan.

Menurut Wahyudi, tim INASAR terbagi ke dalam tiga regu, yakni dua regu untuk Urban SAR atau pencarian dan pertolongan korban gempa di perkotaan. Dua regu untuk Urban SAR ini diberi nama regu Alfa dan Bravo. Sementara regu ketiga untuk keperluan medis dari para petugas profesional tim INASAR.

"Tim medis INASAR pagi tadi juga memberikan pelayanan pengecekan kesehatan bagi warga setempat yang berada di sekitar posko Basarnas atau Base of Operation," kata dia.

Dia mengungkapkan bahwa pelaksanaan operasi tersebut dilakukan sebagaimana hasil pengarahan dari Deputy Minister for Emergency Myanmar-Director General and Fire Brigade Commander kepada kontingen INASAR sebagai delegasi resmi Pemerintah Indonesia dalam sebuah pertemuan di Myanmar.

Kontingen INASAR yang terlibat dalam pertemuan adalah Wahyudi (Basarnas), Brigjen. Pol. (Purn) Ary Laksmana Widjaja (Badan Nasional Penanggulangan Bencana/BNPB), dan Dumas Amali Radityo (PWNI - Kementerian Luar Negeri).

Ia menambahkan pihaknya dalam pertemuan yang difasilitasi oleh ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management (AHA Center) itu juga menyampaikan belasungkawa dan komitmen dari Pemerintah Indonesia untuk memberikan perbantuan kedaruratan dampak bencana di Myanmar.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement