Jumat 28 Mar 2025 19:26 WIB

Penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk Ditutup Sementara

Penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk dibuka kembali pada Ahad.

Rep: Antara/ Red: Qommarria Rostanti
Sejumlah pengendara roda dua keluar dari kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (21/3/2025). Penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk ditutup sementara.
Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya
Sejumlah pengendara roda dua keluar dari kapal di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (21/3/2025). Penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk ditutup sementara.

 

REPUBLIKA.CO.ID, BANYUWANGI -- PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menutup sementara pelayanan penyeberangan dari Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Jumat (28/3/2025). Penutupan dilakukan untuk menghormati umat Hindu yang merayakan Nyepi 2025.

Baca Juga

General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Yani Andriyanto mengatakan penyeberangan Pelabuhan Ketapang ditutup mulai hari ini, pukul 17.00 WIB dan dibuka kembali pada Ahad (30/3/2025) pukul 05.00 WIB.

Dari sisi Bali, Pelabuhan Gilimanuk akan ditutup mulai Sabtu (29/3/2025) pukul 05.00 Wita dan dibuka penyeberangan pada Ahad (30/3/2025), pukul 05.00 Wita. Berdasarkan data produksi Pelabuhan Gilimanuk selama enam hari mulai 22-27 Maret 2025 tercatat 382.504 orang penumpang atau pemudik pejalan kaki maupun dalam kendaraan telah menyeberang dari Gilimanuk ke Ketapang.

Kendaraan roda dua (sepeda motor) tercatat 64.230 unit dan kendaraan pribadi (mobil) lebih dari 31 ribu unit. Hingga Kamis (27/3/2025), pemudik meninggalkan Pulau Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk ke Ketapang diperkirakan sudah mencapai 95 persen.

Ia mengatakan sesuai data produksi dari Pelabuhan Gilimanuk ke Ketapang kepadatan pengguna jasa terjadi pada 25, 26, dan 27 Maret 2025. Selama 24 jam pada 25 Maret 2025 tercatat 68.754 penumpang, pada 26 Maret meningkat menjadi 78.581 penumpang, dan 27 Maret mencapai 82.091 penumpang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement