Selasa 11 Mar 2025 07:22 WIB

Putri KW Bersemangat Jalani Debut di All England 2025

Putri akan menghadapi unggulan kedelapan asal Thailand Supanida Katethong.

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani.
Foto: Dok PBSI
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani bersiap menjalani debutnya dalam ajang bergengsi BWF World Tour Super 1000 All England 2025 yang berlangsung di Utilita Arena Birmingham, Inggris, 11-16 Maret. Ia mengaku bersemangat tampil di turnamen bulu tangkis tertua untuk kali pertama.

"Secara persiapan, saya lebih mengatur pola pikir supaya bisa lebih enjoy dan menambah sedikit-sedikit variasi pukulan," kata Putri dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga

Laga perdana Putri diprediksi tak mudah. Ia akan menghadapi unggulan kedelapan asal Thailand Supanida Katethong.

Rekor pertemuan tidak berpihak kepada Putri, yang belum pernah menang dalam dua pertemuan sebelumnya. Ia kalah di Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia 2024 dengan skor 17-21, 19-21, serta di Super 500 Arctic Open 2024 dengan skor identik 17-21, 19-21.

Meski demikian, performa Putri dalam beberapa turnamen terakhir menunjukkan peningkatan. Ia berhasil mencapai perempat final di Super 1000 Malaysia Open 2025 dan Super 500 Indonesia Masters 2025, serta menjadi semifinalis di Super 300 Thailand Masters 2025. Catatan tersebut menjadi modal berharga dalam upayanya mencetak kejutan di All England.

Selain Putri, Indonesia juga menurunkan Gregoria Mariska Tunjung di sektor tunggal putri. Gregoria akan memulai perjuangannya menghadapi wakil Kanada, Michelle Li.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, berharap sektor tunggal putri dapat tampil optimal di All England 2025.

“Kami berharap semua pemain elite Indonesia bisa menunjukkan kualitas terbaik dan mencapai hasil maksimal. Selain Gregoria, kami juga berharap Putri KW bisa mencatatkan prestasi optimal,” ujar Eng Hian.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Badminton Indonesia (@badminton.ina)

Di sektor lain, Jonatan Christie dan Chico Aura Dwi Wardoyo akan menjadi wakil Indonesia di tunggal putra.

Sementara itu, sektor ganda putra diperkuat oleh empat pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Bagas Maulana/Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin/Muhammad Shohibul Fikri, serta Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani.

Adapun sektor ganda campuran diwakili pasangan non-pelatnas, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

Dalam tiga edisi terakhir, Indonesia selalu membawa pulang setidaknya satu gelar dari All England. Pada 2022, pasangan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana meraih gelar juara ganda putra setelah mengalahkan senior mereka, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dengan skor 21-19, 21-13.

Setahun berselang, dominasi ganda putra Indonesia berlanjut saat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto keluar sebagai juara, kembali menumbangkan Ahsan/Hendra dengan skor 21-17, 21-14.

Pada edisi 2024, prestasi Indonesia semakin gemilang dengan raihan dua gelar juara. Jonatan Christie tampil sebagai kampiun tunggal putra setelah mengalahkan Anthony Sinisuka Ginting dalam partai All Indonesian Final dengan skor 21-15, 21-14.

Sementara itu, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mempertahankan gelar ganda putra setelah menundukkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 21-16, 21-16.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement