Ahad 30 Jun 2024 07:43 WIB

Babak 16 Besar Euro 2024: Italia Tumbang, Jerman Melaju ke Perempat Final

Italia kalah 0-2 dari Swiss, sementara Jerman menang 2-0 atas Denmark.

 Tato di tangan Toni Kroos dari Jerman terlihat saat memegang bola pada laga Euro 2024.
Foto: AP Photo/Ariel Schalit
Tato di tangan Toni Kroos dari Jerman terlihat saat memegang bola pada laga Euro 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Swiss berhasil ke perempat final setelah secara mengejutkan menumbangkan juara bertahan Italia dalam laga pembuka babak 16 besar Piala Eropa (Euro) 2024 di Stadion Olimpiade, Berlin pada Sabtu (29/6/2024) malam WIB. Dua gol kemenangan Swiss masing dicetak oleh Remo Freuler di babak pertama dan Ruben Vargas di babak kedua.

Baca Juga

Kemenangan ini membuat Swiss melaju ke perempat final secara berturut-turut setelah melakukannya di Euro 2020 dengan menyingkirkan Prancis lewat adu penalti. Di perempatan final, Swiss akan berhadapan dengan pemenang dari laga antara Inggris dan Slowakia yang akan berlangsung di Veltins Arena, Gelsenkirchen pada Ahad (30/6/2024) malam pukul 23.00 WIB.

Swiss menciptakan peluang berbahaya pertama pada menit ke-12 melalui tembakan Dan Ndoye, tetapi arah bola masih melebar di sisi kiri gawang Italia. Gawang Italia kembali mendapatkan ancaman pada menit ke-24. Breel Embolo lolos dari jebakan offside dan tinggal menghadapi Donnarumma, tetapi tembakannya masih bisa ditepis kapten Italia tersebut.

Swiss secara mengejutkan terus menekan dan berupaya membongkar pertahanan Italia. Pada menit ke-32, Ricardo Rodriguez mendapat ruang tembak di luar kotak penalti. Sayang sepakannya masih melambung di atas gawang Donnarumma.

Usaha Swiss akhirnya membuahkan gol pada menit ke-37. Freuler masuk kotak penalti untuk menyambut umpan silang dari Ruben Vargas. Dia sempat mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan ke sudut kiri gawang Italia, yang gagal dihentikan Donnarumma. Skor menjadi 1-0.

Unggul satu gol tidak membuat Swiss puas. Mereka hampir saja mencetak gol kedua andai saja Donnarumma gagal menepis tendangan bebas Fabian Rieder pada menit ke-45. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Swiss memulai babak kedua dengan brilian. Mereka berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-46.

Bermula saat kick-off babak kedua, Swiss berhasil merebut bola dari Italia. Michel Aebischer kemudian memberikan umpan ke Vargas, yang menemukan ruang di depak kotak penalti sebelum melepaskan sepakan melengkung melewati Donnarumma. Swiss 2-0 Italia. Ini merupakan gol kedelapan Ruben Vargas untuk Timnas Swiss dan pertama baginya di kompetisi Euro.

Italia nyaris mencetak gol pada menit ke-51. Fabian Schar hampir mencetak gol bunuh diri saat sundulannya untuk membuang bola justru mengarah ke gawang Yann Sommer. Namun, bola masih mengenai mistar gawang.

Azzurri kembali mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-74, tetapi sundulan Scamacca masih membentur mistar gawang Swiss. Swiss yang mengandalkan serangan balik setelah memimpin dua gol kembali mendapat peluang pada menit 82, tetapi tendangan Steven Zuber masih melenceng tipis dari gawang Italia. Swiss mencoba untuk mempertahankan keunggulan dengan menguasai bola lebih lama di sisa waktu pertandingan.

Pelatih Timnas Italia, Luciano Spalletti mengatakan bahwa timnya kalah tempo dan kurang tajam. “Yang membuat perbedaan adalah tempo (permainan), kami terlalu lamban dibandingkan mereka (Swiss) di babak pertama. Bahkan secara individu, ada perbedaan dalam tempat pergerakan dan perebutan bola," kata Spalletti usai pertandingan yang dikutip Football-Italia pada Ahad.

Spalletti menyebut bahwa gol kedua langsung membuat kepercayaan diri para pemainnya turun sehingga membuat permainan mereka menjadi kurang tajam. Sementara itu, kapten sekaligus kapten Timnas Italia Gianluigi Donnarumma tidak ingin mencari alasan atas kekalahan ini.

"Kami tidak bisa meminta maaf kepada para suporter. Hasil ini tidak bisa diterima, kami bermain buruk di sepanjang pertandingan. Itu realitanya," ujar kiper Paris Saint-Germain tersebut.

sumber : Antara

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement