Senin 08 Apr 2024 13:50 WIB

UNM Kampus Margonda Gelar Kegiatan Santunan Anak Yatim di Bulan Ramadhan

Kegiatan santunan jadi upaya UNM tanamkan nilai kebaikan ke generasi muda

Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Margonda menggelar acara santunan dan berbuka puasa bersama anak yatim, yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan Badan Santunan Yatim RW 05, 06, dan 07 Kelurahan Pondok Cinapada, pada Kamis (28/3/2024) Acara ini dihadiri oleh dosen-dosen serta mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) dan berlangsung di Aula Universitas Nusa Mandiri kampus Margonda.
Foto: dok UNM
Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Margonda menggelar acara santunan dan berbuka puasa bersama anak yatim, yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan Badan Santunan Yatim RW 05, 06, dan 07 Kelurahan Pondok Cinapada, pada Kamis (28/3/2024) Acara ini dihadiri oleh dosen-dosen serta mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) dan berlangsung di Aula Universitas Nusa Mandiri kampus Margonda.

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Margonda menggelar acara santunan dan berbuka puasa bersama anak yatim, yang diselenggarakan secara kolaboratif dengan Badan Santunan Yatim RW 05, 06, dan 07 Kelurahan Pondok Cinapada, pada Kamis (28/3/2024) Acara ini dihadiri oleh dosen-dosen serta mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) dan berlangsung di Aula Universitas Nusa Mandiri kampus Margonda.

Andry Maulana selaku Kepala Kampus UNM kampus Margonda mengatakan kegiatan ini menjadi momen yang penuh makna bagi semua yang hadir. 

“Anak-anak yatim dari berbagai latar belakang mendapat kesempatan untuk merasakan kehangatan dan kebersamaan dalam suasana berbuka puasa. Selain itu, mereka juga menerima santunan berupa paket sembako dan bantuan lainnya yang diberikan dengan penuh keikhlasan,” ungkap Andry dalam rilis yang diterima, Jumat (5/4/2024). 

Pada kesempatan ini, Andry juga menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini. Ia menekankan pentingnya kepedulian sosial dan menjaga kebersamaan dengan sesama, terutama bagi kalangan akademisi seperti dosen dan mahasiswa. 

“Kegiatan semacam ini sangat penting dan merupakan wujud nyata dari nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian yang harus terus ditanamkan dalam lingkungan kampus,” ujarnya.

Andry menambahkan kegiatan santunan dan berbuka puasa bersama anak yatim ini tidak hanya memberikan manfaat material, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebaikan dan empati kepada generasi muda di Universitas Nusa Mandiri. 

“Dengan adanya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat ini, diharapkan dapat tercipta sinergi yang positif dalam membangun kesadaran sosial serta meningkatkan kesejahteraan bersama,” tutupnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement